Connect with us

Pemerintahan

Kepala Disdikpora Yakini Aksi Mogok GTT dan PTT Batal Dilaksanakan

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Izin tidak mengajar yang direncanakan oleh para Guru Tidak Tetap (GTT) Kabupaten Gunungkidul pada 15-31 Oktober 2018 dikhawatirkan oleh sejumlah pihak. Mogoknya para guru selama 2 minggu tersebut dikhawatirkan akan membuat proses belajar mengajar terganggu. Tak hanya sekolah, intansi terkait pun juga turut mengamati perkembangan yang terjadi agar nantinya bisa digelar langkah antisipasi.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Bahron Rosyid menuturkan, perihal kabar akan mogoknya para GTT dan PTT mulai Senin mendatang ini sudah didengar oleh dinas. Meski begitu, hingga saat ini masih belum ada pemberitahuan secara resmi.

Terkait rencana mogok ini, pihaknya telah menggelar koordinasi dengan segenap kepala sekolah serta guru-guru bersatatus PNS. Dinas meminta nantinya meski ada aksi mogok kerja, kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa tetap berlangsung.

Berita Lainnya  Ditemukan Kerugian Ratusan Juta, Kejari Akan Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Balai Desa Baleharjo

“Jangan sampai merugikan para siswa,” beber Bahron, Jumat (12/10/2018) siang.

Bahron berharap agar aksi ini bisa dibatalkan lantaran berdampak sangat buruk terhadap pendidikan di Gunungkidul. Ia juga berharap agar para GTT dan PTT tetap mengedepankan pengabdiannya kepada masyarakat sebagai seorang guru. Di sisi lain, Bahron meyakini GTT dan PTT tidak akan jadi melakukan aksi izin tidak mengajar tersebut.

“Tunggu saja saya yakin mereka batal melakukan aksi tersebut,” tutupnya.

Kepala Dinas sendiri menjanjikan kepada segenap GTT dan PTT bahwa pihaknya masih sesuai dengan keputusan semula yang akan memberikan Surat Keputusan (SK) Bupati kepada para GTT yang memenuhi syarat para tahun 2019 mendatang.

Berita Lainnya  Hujan Protes Gara-gara Suara PDIP Menggelembung di Kecamatan Purwosari, Pleno Rekapitulasi Berlangsung Panas

“Sebenarnya kita sudah menggelar mediasi dengan kalangan GTT dan PTT. Satu saja pesan saya jangan terlalu meninggalkan anak didik karena mereka membutuhkan kehadiran para gurunya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Semanu, Kecamatan Semanu, Kusti Dwimartini mengkhawatirkan terganggunya KBM di sekolahnya jika rencana mogok jadi dilakukan. Pasalnya, di sekolahnya tersebut, terdapat 8 GTT dan 1 Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang selama ini menjadi tulang punggung sekolah.

“Jika izin tidak mengajar jadi dilaksanakan tentu saja akan mengganggu KBM di sekolah kami karena rata-rata GTT di sekolah kami adalah guru kelas,” kata Kusti Dwimartini.

Ia mengatakan, jika para GTT tidak berangkat akan sangat menyulitkan pihak sekolah. Sebab saat ini sistem pendidikan sendiri menggunakan kurikulum 2013 yang sifatnya terintregasi.

Berita Lainnya  Gunungkidul Banyak Bencana, BPBD Minta Naik Status

“Kita ada 5 guru kelas dengan status GTT dan tiga lainnya, adalah 1 guru olahraga, 1 guru agama Kristen dan 1 orang guru muatan lokal (mulok). Kalau guru kelas tidak masuk lalu muridnya bagaimana,” kata dia.

Namun demikian, pihak sekolah tidak bisa berbuat banyak ketika merespon izin tidak mengajar oleh para GTT dan PTT. Kusti mengaku telah mengizinkan mereka mengambil izin itu.

“Kita hanya bisa berharap pemerintah mendengarkan perjuangan GTT dan PTT ini diperhatikan terutama tuntutan Permen 36 terkait dngan pembatasan usia CPNS, lalu angkat Guru honorer yang masa baktinya sudah mencapai puluhan tahun,” katanya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata39 menit yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler