fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Ketua Pelaksana Satgas Covid19 Gunungkidul Lowong

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Immawan Wahyudi tidak hanya meninggalkan kursi wakil bupati untuk fokus terhadap kampanye pilkada 2020 ini. Namun secara otomatis, calon Bupati Gunungkidul ini juga meninggalkan jabatannya sebagai Ketua Pelaksana Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Gunungkidul. Vakumnya Immawan Wahyudi selama masa kampanye Pilkada 2020 ini disebut tidak berpengaruh terhadap penanggulangan dan pencegahan covid-19 di Bumi Handayani.

Juru bicara Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty menuturkan bahwa saat ini posisi Ketua Pelaksana memang kosong sepeninggal cutinya Immawan Wahyudi. Dengan demikian, fungsi ketugasan akan dilimpahkan sepenuhnya kepada Ketua Gugus yakni Bupati Badingah.

“Ya posisinya kosong sekarang, beliau cuti. Ketugasan langsung kepada ketua dalam hal ini Bupati Gunungkidul,” ucap Dewi.

Selama menjabat sebagai Ketua Pelaksana Gugus Tugas Covid19 Gunungkidul, menurut Dewi, Immawan juga tidak hanya berdiam diri di balik meja untuk melaksanakan ketugasannya sebagai ketua pelaksana. Ia seringkali turun langsung ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi di masyarakat.

Sebagai contoh yakni dalam persiapan penggunaan Wisma Wanagama sebagai lokasi isolasi hingga persiapan di RSUD Saptosari, Immawan Wahyudi langsung melakukan pengecekan. Selain itu, dirinya juga memantau sejumlah Puskesmas untuk mengecek secara langsung ketersediaan APD. Tak jarang pula dirinya juga memberikan semangat secara langsung maupun spriritual kepada para petugas medis.

Terkait dengan aktivitas tersebut, Dewi mengatakan bahwa ketugasan ini nantinya akan dilakukan oleh staf dan petugas lainnya. Sehingga nantinya diharapkan, para petugas ini bisa menggantikan pos yang ditinggalkan sementara oleh Immawan Wahyudi.

“Kalo cuti ya gapapa, masih ada Ketua, Sekretaris dan Koordinator. Ya cuti gitu, sama kalau Kadinkes cuti ya ada sekretaris,” terang Dewi.

Terkait dengan update covid-19, sampai dengan saat ini, pihaknya mencatat ada 232 kasus dengan 205 orang dinyatakan sembuh. Sementara 18 orang masih menjalani perawatan dan 9 orang meninggal selama pandemi terjadi.

Beberapa waktu lalu, Immawan mengatakan terkait dengan ketugasannya, ia akan melakukan kooridnasi dengan Sekda. Sehingga segala persolan yang masih menjadi tanggungannya akan diselesaikan.

“Saya akan komunikasi dengan Sekda terkait dengan hal ini,” ucap Immawan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler