Pemerintahan
Lowongan PPPK Pemkab Gunungkidul Sepi Peminat, Dari 96 Formasi Hanya Ada 74 Pendaftar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebagai upaya pemenuhan sumber daya manusia di lingkup Pemerintah Kabupaten Gunungkidul usai penerimaan CPNS, sejak tanggal 14 Februari 2019 lalu pemerintah telah secara resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Puluhan formasi untuk tenaga guru, kesehatan, dan penyuluh telah dipersiapkan. Saat ini para peserta tengah mengikuti seleksi administrasi yang kemudian akan disusul proses tes pengetahuan dan lain-lain.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Sigit Purwanto mengatakan berdasarkan data base yang menjadi acuan pemerintah pusat, Gunungkidul terdapat 96 formasi tenaga kerja yang terdaftar. Jumlah tersebut meliputi 43 formasi untuk Guru K2, 1 formasi tenaga kesehatan, dan 52 untuk tenaga penyuluh pertanian. Pendaftaran online dan pengiriman berkas sendiri telah dimulai sejak 14 Februari lalu.
Hingga batas waktu yang telah ditentukan, terdapat 74 pendaftar online dan pengirim berkas. Adapun rinciannya 1 tenaga kesehatan, 26 guru dengan kompetensi yang sesuai dengan persyaratan, dan 47 penyuluh pertanian yang mendaftar. Pengolahan data hingga nantinya proses tes tertulis atau secara online pun akan segera dilakukan.
“Tidak semua mendaftar itu ada kaitanya dengan telah diterima di lain kota/kabupaten atau yang bersangkutan masih belum memenuhi persyaratan, misalnya belum S1 atau hal lainnya,” terang Sigit Purwanto, Selasa (19/02/2019).
Sejauh ini untuk kuantitas dan sarana prasarana penunjang masih perlu diperhatikan. Selain itu kualitas sumber daya manusia juga perlu ditingkatkan mulai dari kesadaran untuk memperdalam pengetahuan dan aspek lainnya. Pasalnya kualitas tenaga kerja yang baik sangatlah dibutuhkan, terlebih untuk formasi guru. Inovasi dan kreatifitas dalam memberikan layanan pada peserta didik sangatlah dibutuhkan guna membentuk generasi Gunungkidul yang berkualitas.

“Untuk kualitas sumber daya manusia ini yang sangat penting. Jika sekiranya kita mampu menyaring SDM yang berkualitas tinggi tentu pandangan daerah akan berubah dan jauh lebih baik, tanggung jawabnya sangat tinggi,” imbuh dia.
Lanjut Sigit, penerimaan tenaga kerja PPPK ini sebagai upaya pemerintah kabupaten untuk pemenuhan kekurangan tenaga kerja di lingkup pemkab, yang pada perekrutan CPNS 2018 lalu belum semua terpenuhi. Disinggung mengenai perekrutan CPNS kembali di tahun 2019 ini, Sigit belum dapat berkomentar banyak dikarenakan belum ada informasi lanjutan.
“Akhir Februari ini kami akan melakukan pendataan berapa kebutuhan pegawai di Gunungkidul. Kemudian dari jumlah ini akan digunakan sebagai dasar apa yang harus dilakukan maupun pengajuan ke pemerintah pusat,” terangnya.
Sementara itu, Ketua FHSN Gunungkidul, Aris Wijayanto mengatakan perekrutan PPPK tahap satu ini hanya diperuntukan bagi tenaga yang masuk K2. Pihaknya menaruh harapan besar terhadap pemerintah kabupaten dalam perekrutan tenaga kerja khususnya bagi kaum honorer harus diperhatikan. Mengingat mereka juga memiliki kontribusi yang sangat besar dalam memberikan pengetahuan, pembelajaran dan pengalaman bagi peserta didik maupun yang lainnya.
“Jangan sampai dalih untuk penyelesaian masalah tapi justru menimbulkan permasalahan baru,” jelasnya.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
