fbpx
Connect with us

Peristiwa

Mendapat Ancaman Teror, DPC Demokrat Minta Perlindungan Polres Gunungkidul

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Suhu perpolitikan di Partai Demokrat beberapa waktu lalu sempat memanas, lantaran adanya kudeta kepemimpinan. Suhu politik yang tinggi di kalangan elit nasional ini nyatanya dirasakan hingga di daerah. Seperti halnya di Gunungkidul, pimpinan DPC Demokrat beberapa waktu lalu diketahui mendapatkan ancaman dari pihak luar. Dengan adanya hal tersebut pihak DPC melakukan laporan ke Polres Gunungkidul.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Bidang OKK DPC Demokrat Gunungkidul, Eko Rustanto. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan lagi, Rabu (24/03/2021) perwakilan pengurus DPC Demokrat Gunungkidul mendatangi SPKT Polres Gunungkidul untuk bekerjasama memberikan perlindungan.

Eko Rustanto mengatakan, sebelum adanya Kongres Luar Biasa (KLB) beberapa waktu lalu, pimpinan DPC mendapatkan ancaman dari orang tidak dikenal. Ancaman tersebut bukan dalam bentuk fisik, melainkan terkait dengan eksistensi ketua DPC Demokrat Gunungkidul.

“Saat itu ada ancaman kepada Bu Ketua berupa telefon dari laki-laki tidak dikenal. Untuk mengantisipasi hal-hal semacam itu makanya kita datang dan bersurat ke Polres Gunungkidul untuk mendapatkan perlindungan,” terang Eko, Rabu saat dihubungi.

Sebagai warga negara menurutnya patut untuk mendapatkan perlindungan dari aparat penegak hukum. Pasca KLB lalu, ancaman tersebut tidak ada lagi. Harapannya dikemudian hari tidak terjadi hal serupa.

“Pada intinya Polri telah menerima surat kami, dan siap memberikan perlindungan sesuai ketugasan,” jelas dia.

“Yang perlu digaris bawahi Demokrat hanya satu, di Gunungkidul partai Demokrat hanya yang dipimpin oleh Ibu Supriyani Astuti. Jangan sampai ada oknum-oknum yang ilegal masuk dan mengatas namakan Demokrat. Ini kami juga meminta kerjasama dengan Polri dalam menyikapinya,” tegasnya.

Eko menegaskan bahwa dari akar rumput hingga pucuk pimpinan DPC Demokrat Gunungkidul hingga saat ini tetap solid mendukung Ketua Umum Demokrat AHY dan SBY. Secara terang-terangan juga menolak KLB yang dianggap abal-abalan lantaran dilakukan oleh orang yang tidak jelas dan mengaku sebagai kader partai.

Sebelumnya ia juga memastikan bahwa seluruh Ketua DPD maupun DPC telah sepakat untuk menolak manuver politik dari tokoh-tokoh senior yang disebutnya merupakan mantan kader Demokrat. Hal ini lantaran, seluruh Ketua DPD serta DPC telah menandatangani surat pernyataan.

“Kita tandatangani surat penolakan KLB sekaligus juga dukungan kepada mas AHY dan pak SBY,” sambungnya.

Berkaitan dengan dukungan terhadap AHY tersebut menurut Eko adalah dukungan dari hati nurani serta juga upaya dalam rangka penyelamatan marwah serta penegakan aturan partai. Ia percaya bahwa kepemimpinan sekarang adalah yang terbaik untuk menuju kejayaan kembali Partai Demokrat. Selama ini, kinerja para pengurus telah sangat baik sehingga hasil survei Partai Demokrat terus melejit.

“Kepemimpinan AHY ini tidak hanya didukung kalangan elit saja, melainkan juga seluruh kader di daerah,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler