Connect with us

Politik

Ngadiyono Boyong PAC Dukung Sunaryanta-Ardi, Gerindra Gunungkidul Pecah?

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Di tengah helatan Pilkada Gunungkidul, tensi internal di Gerindra Gunungkidul mulai memanas. Hal ini lantaran, sejumlah kader Gerindra yang dikomandoi oleh Ngadiyono, nekat menyeberang untuk mendukung pasangan calon nomor urut 3,Sunaryanta-Mahmud Ardi Widanto. Sebagaimana diketahui, DPC Gerindra Gunungkidul sendiri telah secara resmi mengusung paslon Sutrisna Wibawa dan Sumanto. Adanya penyeberangan ini membuat konflik antara Ngadiyono dengan Ketua DPC Gerindra Gunungkidul, Purwanto semakin meruncing.

Kader Militan Gerindra Gunungkidul, Ngadiyono mengatakan, Partai Gerindra Gunungkidul tengah dalam kondisi tidak baik-baik saja. Di tubuh pengurus terjadi silang pendapat sehingga ada beberapa pengurus partai khususnya di kalangan PAC yang memilih berbalik arah dalam memberikan dukungan. Beberapa dari mereka memilih untuk tidak memilih paslon yang diusung oleh partainya sendiri. Mereka justru memberikan dukungan ke paslon nomor urut 3 yaitu Sunaryanta-Mahmud Ardi Widanta.

Berita Lainnya  Sudah 2 Bulan Bolos, Sanksi Berat Menanti Anggota DPRD Gunungkidul

“Gerindra Gunungkidul sedang tidak baik-baik saja. Mulai banyak yang pindah memberikan dukungan ke paslon lainnya,” ucap Ngadiyono.

Salah satunya adalah selama ini kurang diperhatikannya kalangan PAC dalam keorganiasaian dan kepartaian. Sehingga mereka seolah digantung dengan status dalam partai.

Ngadiyono yang sempat menjabat Ketua DPC Gerindra Gunungkidul mengklaim bahwa dalam deklarasi dukungan kepada Sunaryanta-Ardi ini, diikuti oleh 18 pengurus PAC lama dan 7 PAC kepengurusan baru. Ia beberkan lebih lanjut bahwa sebenarnya sampai saat ini, para pengurus PAC Gerindra masih belum mendapatkan SK Pemecatan. Sehingga ia merasa mereka masih sah sebagai kader Gerindra.

“Saya sempat beberapa periode menjadi Ketua DPC. Kalau sekarang posisi saya sebagai apa saja tidak tahu,” tandas pria yang dikenal cukup akrab dengan Hashim Djojohadikusumo ini.

“Untuk para pengurus dari 7 PAC yang baru sendiri mohon maaf saya tidak bisa menyebutkan dari kapanewom mana saja,” imbuhnya.

Berita Lainnya  Persiapkan Data Pemilih Pilkada Gunungkidul, KPU Buka Kotak Daftar Pemilih Khusus

Para pengurus PAC Gerindra baik yang lama dan baru ini pun telah sepakat untuk melabuhkan pilihan dan dukungannya ke incumbent. Mereka telah berkomitmen untuk membantu mengumpulkan bala dukungan untuk memenangkan Sunaryatan-Ardi. Sebagai bentuk komitmennya, para tokoh ini akan melakukan roadshow le berbagai lokasi di Gunungkidul untuk mengenalkan dan mendapat dukungan masyarakat

“Sunaryanta perlu 1 periode lagi untuk memimpin Gunungkidul,” tandas dia.

Manuver Ngadiyono ini langsung kemudian ditanggapi secara resmi oleh DPC Gerindra Gunungkidul. Senin (28/10/2024) pagi tadi, DPC Gerindra Gunungkidugll menggelar pertemuan dengan para kader dan sejumlah tokoh lainnya.

Ketua DPC Gerindra, Purwanto menegaskan, Ngadiyono memang merupakan kader Gerindra, namun yang bersangkutan hanya sebatas anggota dan bukan unsur pimpinan baik DPC maupun PAC di partai tersebut.

Berita Lainnya  Minta Gakkumdu Tindak Tegas Pelanggaran Pemilu, Aktivis JCW Gelar Aksi Berjalan Mundur dari Alun-alun Pemda ke Bawaslu

Atas pembelotannya karena tidak mendukung paslon yang diusung oleh Gerindra, maka DPC akan segera mengeluarkan surat pemecatan terhadap Ngadiyono dan Marsini. Deklarasi yang dilakukan sore kemarin sangatlah menjatuhkan citra Gerindra Gunungkidul.

“Kami tegaskan bahwa sodara Ngadiyono hanyalah anggota partai dengan apa yang dilakukan akan segera kami proses surat pemecatannya,” papar Purwanto.

Selain itu, pihaknya juga akan melaporkan paslon nomor urut 3 ke Bawaslu Kabupaten dan Daerah atas dasar tidak beretika dalam berpolitik. Paslon nomor urut 3 dia sebut tidak bisa mengayomi, membawa kedamaian dalam penyelenggaraan Pilkada 2024.

“Kami sudah koordinasi dengan beberapa pihak atas keterlibatan paslon tersebut dalam kegiatan kemarin. Kami akan laporkan karena paslon tersebut kami anggap melanggar kaitannya kesepakatan yang ada,” tandas anggota DPRD DIY ini.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler