fbpx
Connect with us

Peristiwa

Peluru Yang Bersarang di Bagian Tubuh Diduga Kuat Jadi Penyebab Meninggalnya Kanang

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Satreskrim Polres Gunungkidul masih terus mendalami kasus kematian Kanang (40) warga Padukuhan Branjang, Kalurahan Ngawis, Kapanewon Karangmojo yang ditemukan tewas di tegalan Padukuhan Kalilalang, Kalurahan Kalitekuk, Kapanewon Semin pada Minggu (14/03/2021) sore silam. Hingga Selasa (15/03/2021) siang ini, anggota masih melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap 5 saksi.

Pasca ditemukannya Kanang, anggota kepolisian kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan. Adapun dalam tubuh korban ditemukan peluru yang masih tertancap di tubuh korban. Dimungkinkan korban meninggal karena peluru senapan tersebut. Meski demikian, hingga kini belum diketahui secara pasti bagaimana kronologi kejadian sampai Kanang meninggal dunia dan terdapat peluru bersarang di tubuhnya.

“Kemarin tidak dilakukan otopsi karena keluarga tidak mengizinkan tindakan tersebut,” terang Iptu Wawan Anggoro, Selasa siang.

Menurut Wawan, berdasarkan pemeriksaan TKP petugas kepolisian, senapan angin jenis PCP Gas tersebut berada 1 meter dari tubuh korban. Saat dicek, senapan sudah dalam kondisi kosong.

“Belum bisa dipastikan terkait dengan kronologinya. Kami masih melakukan pendalaman, pagi tadi anggota kembali ke lokasi untuk olah TKP. Kemudian untuk saksi sudah ada 5 saksi yang dimintai keterangan,” sambung dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, Iptu Riyan Permana mengatakan, dari pihak keluarga korban kemarin tidak menghendaki adanya otopsi. Sehingga hanya dilakukan pemeriksaan luar saja kepada jenazah.

“Kalau saya belum bisa memastikan bagaimana kejadian kemarin sampai korban bisa tertembak itu,” terang Kasat Reskrim.

Disinggung mengenai senajata senapan angin milik korban ada kerusakan atau tidak, menurut Kasat Reskrim dari hasil pengecekan senjata yang digunakan memang agak berbeda dengan senjata lainnya.

“Kemungkinan korban tidak begitu merawat senjatanya ya. Jadi kemarin sudah kami cek dan coba tes, senjata tersebut kalau terhentak atau tersenggol dalam posisi terisi dan siap tembak itu langsung jepret isinya lepas,” tambah dia.

“Kalau untuk peluru kemarin sudah kosong tapi kalau untuk gasnya masih banyak,” pungkas Riyan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler