Peristiwa
Peluru Yang Bersarang di Bagian Tubuh Diduga Kuat Jadi Penyebab Meninggalnya Kanang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Satreskrim Polres Gunungkidul masih terus mendalami kasus kematian Kanang (40) warga Padukuhan Branjang, Kalurahan Ngawis, Kapanewon Karangmojo yang ditemukan tewas di tegalan Padukuhan Kalilalang, Kalurahan Kalitekuk, Kapanewon Semin pada Minggu (14/03/2021) sore silam. Hingga Selasa (15/03/2021) siang ini, anggota masih melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap 5 saksi.
Pasca ditemukannya Kanang, anggota kepolisian kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan. Adapun dalam tubuh korban ditemukan peluru yang masih tertancap di tubuh korban. Dimungkinkan korban meninggal karena peluru senapan tersebut. Meski demikian, hingga kini belum diketahui secara pasti bagaimana kronologi kejadian sampai Kanang meninggal dunia dan terdapat peluru bersarang di tubuhnya.
“Kemarin tidak dilakukan otopsi karena keluarga tidak mengizinkan tindakan tersebut,” terang Iptu Wawan Anggoro, Selasa siang.
Menurut Wawan, berdasarkan pemeriksaan TKP petugas kepolisian, senapan angin jenis PCP Gas tersebut berada 1 meter dari tubuh korban. Saat dicek, senapan sudah dalam kondisi kosong.
“Belum bisa dipastikan terkait dengan kronologinya. Kami masih melakukan pendalaman, pagi tadi anggota kembali ke lokasi untuk olah TKP. Kemudian untuk saksi sudah ada 5 saksi yang dimintai keterangan,” sambung dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, Iptu Riyan Permana mengatakan, dari pihak keluarga korban kemarin tidak menghendaki adanya otopsi. Sehingga hanya dilakukan pemeriksaan luar saja kepada jenazah.
“Kalau saya belum bisa memastikan bagaimana kejadian kemarin sampai korban bisa tertembak itu,” terang Kasat Reskrim.
Disinggung mengenai senajata senapan angin milik korban ada kerusakan atau tidak, menurut Kasat Reskrim dari hasil pengecekan senjata yang digunakan memang agak berbeda dengan senjata lainnya.
“Kemungkinan korban tidak begitu merawat senjatanya ya. Jadi kemarin sudah kami cek dan coba tes, senjata tersebut kalau terhentak atau tersenggol dalam posisi terisi dan siap tembak itu langsung jepret isinya lepas,” tambah dia.
“Kalau untuk peluru kemarin sudah kosong tapi kalau untuk gasnya masih banyak,” pungkas Riyan.
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
