fbpx
Connect with us

Peristiwa

Pengemudi Ngantuk Saat Nyetir Pagi Hari, Mobil Terguling di Tegalan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Ersax Hermawan (34), warga Padukuhan Gunungbang, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo harus menelan kerugian jutaan rupiah. Hal ini lantaran mobil yang dikemudikannya rusak pada bagian body setelah mengalami kecelakaan tunggal di jalan Gading-Karangtengah, tepatnya di Padukuhan Gatak, Desa Gari, Kecamatan Wonosari pada Senin (10/06/2019) pagi tadi. Beruntung dalam peristiwa naas ini, tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Bhabinkamtibmas Desa Gari, Brigadir Supardi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Di jam tersebut Ersax yang mengendarai mobil jenis Toyota Avanza nopol AB 1611 JN melaju dari arah Gading menuju Karangtengah. Didapatkan informasi, korban dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Bejiharjo usai berjualan semalaman di Jogja. Sesampainya di jalan Padukuhan Gatak, Desa Gari, konsentrasi Ersax mendadak buyar.

Diduga Ersax yang mengantuk kemudian tidak fokus dalam mengemudi. Mobil yang ia kemudikan lantas melaju keluar jalur hingga menerabas bahu jalan di sisi kiri. Korban yang terbangun saat menyadari guncangan kemudian berusaha untuk kembali mengendalikan kendaraannya. Namun upaya tersebut terlambat dan mobil berikut dirinya mobil terperosok ke tegalan yang tepat berada di samping jalan hingga masuk ke pekarangan rumah milik warga.

“Terperosok ke tegalan sedalam 1 meter dari jalan dan posisi bagian mobil samping kiri menghantam tanah dan batuan,” ucap Brigadir Supardi, Senin siang.

Menurut Supardi, dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa maupun luka. Ersax sendiri hanya mengalami shock usai mengalami kecelakaan. Namun, kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai jutaan rupiah mengingat kondisi mobil yang mengalami ringsek di sisi kiri.

Insiden ini sempat memancing perhatian warga yang segera berkerumun untuk memberikan pertolongan. Sejumlah warga lalu memberikan pertolongan untuk mengevakuasi mobil korban yang dalam posisi terguling tersebut.

“Tadi berhasil dievakuasi oleh warga menggunakan alat seadanya,” tambah dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler