Connect with us

Pariwisata

Pesan GKR Mangkubumi, Pembangunan Wisata di Gunungkidul Jangan Tiru Bali

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Iklim investasi di Kabupaten Gunungkidul memang tumbuh subur dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah investor besar mulai masuk ke bidang pariwisata di kawasan selatan Gunungkidul. Dari ujung Purwosari hingga Girisubo mulai banyak tumbuh usaha-usaha wisata buatan yang menarik dan menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.

Menyikapi banyaknya usaha-usaha kelas besar dengan berbagai konsep modern layaknya daerah lain, Ketua Umum Kadin DIY, GKR Mangkubumi, memberikan pesan khusus bagi semua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan pemerintah kabulaten untuk menjaga identitas daerah dalam melakukan pembangunan kawasan wisata.

GKR Mangkubumi menekankan bahwa meskipun investasi mengalir deras, pembangunan di Gunungkidul harus tetap selaras dengan visi misi daerah dan tidak sekadar meniru konsep daerah lain, misalnya Bali.

“Banyak investor menyampaikan bahwa pembangunan di Gunungkidul mau dibuat seperti Bali. Saya selalu menyampaikan, kita adalah Jogja, bukan Bali,” terang GKR Mangkubumi.

Ia juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan tata ruang, seperti sempadan pantai, serta memilih industri yang ramah lingkungan dan tidak merusak alam. Dengan demikian, Gunungkidul maju dengan identitasnya sendiri dan tetap dengan kondisi alam yang asli dan asri.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan investasi memang tengah bergeliat di Gunungkidul. Mulai dari dibangunnya venue-venue baru oleh investor, termasuk pemerintah tengah bersemangat dalam melakukan penataan wajah pantai selatan akan semakin menarik.

Berita Lainnya  Anthrax Menyebar di Semanu, 1 Meninggal Puluhan Terpapar

Pemerintah kabupaten Gunungkidul pun sepakat dan berkomitmen kuat untuk menjaga karakteristik daerah agar tidak tegerus atau tergeser dengan konsep-konsep yang mengadopsi daerah atau negara lain.

“Gunungkidul harus memiliki identitas sendiri bahkan kalau perlu melihat kajian-kajian sejarah, jaman dulu historis bangunan itu seperti apa,” ucap Endah Subekti Kuntariningsih, Kamis, (12/02/2026).

Endah menjelaskan jika GKR Mangkubumi menghendaki semua investor yang akan membangun khususnya di kawasan pantai harus memaparkan DED, perencanaan hingga memaparkan sketsa pembangunannya.

Hal ini untuk memastikan lahan yang digunakan benar-benar bersih dan bebas ataukah tidak. Sehingga tida menabrak regulasi yang ada dan status tanah jelas ada tidaknya hubungan dengan tanah sultan ground atau berhubungan dengan lahan sawah yang dilindungi atau juga lahan pertanian berkelanjutan.

Berita Lainnya  Para Kepala Dinas Dalam Bursa Pilkada Gunungkidul 2020

“Supaya regulasinya jelas,” tandasnya.

Yang kedua mengenai icon pembangunan dapat dilihat apakah venue yang akan dikerjakan ini meniru konsep dari negara atau daerah lain.

“Tidak perlu meniru negara atau pulau lain dengan merusak bentang alam kemudian dibuat venue buatan. Tetapi memanfaatkan alam semesta yang ada di Gunungkidul,” jelas dia.

Disinggung mengenai penataan Pantai Sepanjang yang mengadopsi konsep Pantai Jimbaran, Bali, Endah menegaskan jika yang diadopsi oleh Pemkab Gunungkidul adalah mengenai sistem UMKM di kawasan pantai tersebut.

Yang mana selama ini di Gunungkidul belum ada pantai yang buka dari siang sampai malam hari. Sehingga karena sistem UMKM yang demikian dengan wajah baru pantai panjang saat ini sangat cocok untuk diterapkan.

Berita Lainnya  Belanja Kebutuhan Anak, Pemegang KIA Langsung Dapat Diskon 10 %

“Tidak merubah apapun, itu konsep UMKMnya. Untuk pedagang dipinggir pantai kan selama ini belum ada yang melakukan itu kecuali kayak di jimbaran. Jimbaran kan malam menggelar dagangannya tengah malam kursi sudah dikembalikan. Maksudnya itu jadi tidak menduplikasi adat budayanya tapi menduplikasi sistem umkmnya,” papar Bupati Endah.

“Kita izinkan (sampai malam) dengan koordinasi bersama SAR yang akan memberikan sinyal aman atau tidak pedagang melayani tamunya makan duduk di pasiran,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler