fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Proses Lelang Dimulai, Pembangunan Saluran Irigasi Habiskan Miliaran Rupiah

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Selama pandemi covid 19 sejumlah proses pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten terpaksa dihentikan. Salah satunya yakni Kegiatan yang.menggunakab Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2020. Meski sempat dilakukan penghentian, namun kegiatan yang sifatnya prioritas kemudian dilaksanakan kembali. Beberapa diantaranya yang dilaksanakan kembali yakni mengenai pembangunan atau rehabilitasi irigasi di wilayah Gunungkidul.

Untuk proyek pembangunan ini, pemerintah kabupaten mendapatkan anggaran 4,57 miliar dari dana cadangan DAK. Saat ini, pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) telah melakukan tahapan lelang proyek tersebut.

Kepala Bidang Pengairan DPUPRKP Gunungkidul, Taufik menuturkan peluncuran kembali DAK Irigasi ini didanai dana cadangan sesuai dengan arahan pemerintah. Gunungkidul sendiri mendapatkan anggaran 4,57 miliar. Dari jumlah tersebut, 4,36 miliar rupiah digunakan untuk pembangunan fisik dan sisanya digunakan untuk kegiatan penunjang.

Berita Lainnya  Buka Jalan Anyar Siyono-Siraman Sepanjang 1,7 Kilometer, Pemkab Siapkan Pembebasan 5 Hektar Lahan

“Kita sudah mulai proses lelang,” kata Taufik, Selasa (21/07/2020).

Beberapa yang menjadi perhatian pemerintah untuk dibangun yakni Tuk (sumber) Ponjong, Bendungan Kebo Kunjng, Tuk Gedaren, Bendungan Gondang, saluran Karangayu II, dan saluran Karangsari. Enam titik ini nantinya yang akan digelontor dana untuk pembangunan.

Proses lelang sendiri saat ini masih dilakukan. Diharapkan pada akhir Juli, proses lelang sudah selesai sehingga bulan Agustus dapat segera dilakukan pembangunan fisik. Mengingat irigasi ini sangatlah diperlukan oleh para petani untuk pengairan lahan pertanian mereka.

“Diharapkan nantinya akan lebih menunjang kegiatan masyarakat khususnya di bidang pertanian,”tambahnya.

Di sisi lain, pemanfaatan anggaran ini diharapkan mampu mendukung pemulihan sektor perekonomian masyarakat. Juga berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan yang bersifat padat karya sehingga mendukung gerakan ekonomi masyarakat. Jika pengairan lancar, tentu sektor pertanian pun akan bergeliat sehingga ketahanan pangan masyarakat pun juga terjamin.

Berita Lainnya  Tingkatkan Produktivitas Petani, Pemerintah Berikan Alsintan dan Pembangunan UPPO

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler