Pemerintahan
Ratusan Titik Program BKK Terancam Batal, DPRD Tolak Pemangkasan Anggaran
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Usulan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta untuk memangkas budget anggaran program DPRD Gunungkidul menuai reaksi keras dari kalangan dewan. Kebijakan ini langsung ditolak lantaran berdampak pada gagalnya program-program pembangunan yang langsung menyasar masyarakat. Salah satu fraksi yang dengan tegas menolak adalah Fraksi Gerindra.
Sebagai informasi, berdasarkan usulan dari Bupati Gunungkidul, pemangkasan anggaran untuk kegiatan DPRD Gunungkidul mencapai 27,5 miliar. Adapun anggaran yang dipangkas meliputi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) pokir DPRD Gunungkidul mencapai 22,5 miliar. Kemudian anggaran perjalanan dinas mencapai 4,5 miliar serta anggaran Sekretariat DPRD Gunungkidul sebesar 500 juta. Usulan pemangkasan ini dilakukan lantaran dalam APBD 2023 yang telah ditetapkan, defisit anggaran mencapai 4,7%. Sementara dalam Peraturan Menteri Keuangan yang terbaru, defisit APBD tidak boleh melebihi 2,2 %.
Ketua Fraksi Gerindra, Eckwan Mulyana memaparkan, pihaknya telah melakukan pembahasan internal berkaitan usulan pemangkasan anggaran ini. Hasilnya, Fraksi Gerindra memutuskan untuk menolak usulan pemangkasan anggaran ini, terutama yang berkaitan dengan program BKK.
“BKK ini program yang ditunggu-tunggu masyarakat. Karena memang membangun fasilitas-fasilitas publik yang bermanfaat bagi mereka,” beber Eckwan, Rabu (21/06/2022).
Ia berharap aspirasi dari kalangan dewan sendiri didengarkan oleh pemerintah. Ditambahkannya, pihaknya tidak masalah apabila pemangkasan dilakukan untuk budget perjalanan dinas maupun Sekretariat DPRD. Namun hal ini akan menjadi masalah apabila yang dipotong adalah BKK. Jika BKK pokir DPRD yang dipotong, bisa dipastikan nanti akan ada pembatalan puluhan hingga ratusan titik pembangunan jalan, talud, hingga rehab Balai Padukuhan.
“Bagi kami, kalau untuk pemangkasan anggaran perjalanan dinas tidak masalah. Tapi jangan sampai BKK, kasihan masyarakat,” tutur dia.
Gonjang-ganjing pemangkasan program BKK sendiri mulai membuat resah warga masyarakat. Banyak kalangan yang menanyakan jadi tidaknya pembangunan di wilayah mereka. Selama ini, titik-titik tersebut tak pernah terjamah pemerintah. Hanya dari aspirasi anggota DPRD inilah kemudian bisa dibangun menggunakan dana APBD.
“Program ini asalnya dari aspirasi masyarakat lantaran lama tak terjamah dan tidak dilirik oleh eksekutif. Kalau sampai batal, bagaimana kecewanya mereka,” pungkas politisi dari Dapil 3 ini.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
