fbpx
Connect with us

Kriminal

Remaja 17 Tahun Jadi Bandar Narkoba Diciduk Polisi

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Unit Resnarkoba Polres Gunungkidul kembali berhasil mengungkap kasus peredaran pil jenis Alprazolam. Sedikitnya empat orang pemuda diamankan petugas di sejumlah tempat berbeda. Mirisnya, bandar dari barang haram tersebut justru masih berusia belasan tahun.

Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan sendiri bermula adanya informasi dari masyarakat terkait adanya aktifitas mencurigakan yang kerap terlihat di lingkungan Desa Putat. Menanggapi hal tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan kabar dari masyarakat itu.

Pada Senin (25/06/2018) malam petugas kemudian menuju sebuah rumah yang ditempati oleh AS (17). Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan 8 butir pil dan uang sebesar Rp 70 ribu.

Dari penangkapan pertama itu, petugas mendapat informasi bahwa tak jauh dari tempat tinggal AS, petugas mendatani kediaman MYDA (16). Dari tangannya, petugas mendapatkan 2 butir pil yang sebelumnya dibeli dari AS.

Dari penangkapan kedua remaja itu, petugas juga mendapat keterangan bahwa CHF (22) yang juga warga Putat diketahui membeli barang haram tersebut. Lima butir pil akhirnya berhasil disita petugas.

Peredaran pil ini ternyata tak hanya di Patuk saja, AS mengaku tlah menjuak barang tersebut kepada salah seorang pemuda warga  Desa Selang, Kecamatan Wonosari. Dari informasi itu petugas langsung melakukan penangkapan terhadap RF (23).

“RF ditangkap di pom bensin di jalan Baron tanpa perlawanan. Dari tangannya ada 5 butir pil yang dibeli dari AS,” terang Kasat Resnarkoba Polrea Gunungkidul, AKP Tri Wibowo.

Saat ini ke empat pelaku tersebut tengah diamankan petugas di Mapolres Gunungkidul. Proses pemeriksaan pun terus dilakukan guna memutus pereraran narkotika di Gunungkidul.

“Akan kita telusuri dan pasti akan kita tumpas habis,” tandas Tri Wibowo.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler