Connect with us

Pemerintahan

Stok Gas Elpiji 3 Kg di Gunungkidul Dipastikan Aman

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)– Di tengah berkembangnya isu geopolitik global yang berpotensi mempengaruhi sektor energi, ketersediaan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram di Kabupaten Gunungkidul dipastikan masih aman. Distribusi kepada masyarakat hingga pertengahan Juni 2026 juga berjalan normal tanpa kendala berarti.

Sub Koordinator Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Gunungkidul, Rindang Arifian, mengatakan alokasi LPG 3 kg untuk wilayah Gunungkidul saat ini mencapai sekitar 500 ribu tabung per bulan. Kuota ini dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha mikro masih terpenuhi,” kata Rindang, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada perubahan pada jaringan distribusi LPG subsidi di Gunungkidul. Pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan pasokan tersedia hingga tingkat konsumen.

Berita Lainnya  Kasus Kematian Ibu Melahirkan dan Bayi Masih Ditemukan di Gunungkidul

Rindang mengungkapkan, Pertamina telah memberikan tambahan kuota LPG 3 kg pada 1 Juni dan 16 Juni 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi peningkatan konsumsi masyarakat.

“Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi LPG subsidi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Ia menjelaskan tambahan pasokan tersebut disalurkan melalui mekanisme alokasi fakultatif, yakni penambahan stok yang dapat diberikan sewaktu-waktu berdasarkan hasil pemantauan kebutuhan di lapangan.

“Besaran tambahan pasokan menjadi kewenangan Pertamina dengan mempertimbangkan kondisi distribusi dan tingkat konsumsi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, memastikan pihaknya terus memantau kondisi stok LPG secara real time hingga tingkat pangkalan.

Berita Lainnya  Kisah Pilu Warga Peserta PDM Dinsos DIY, "Diselamatkan" Dari Jalanan Untuk Terlunta-lunta di Huntap

Sebagai upaya menjaga ketersediaan energi, Pertamina menyalurkan tambahan LPG 3 kg sebanyak 1.339.560 tabung untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 16 Juni 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.201.040 tabung dialokasikan untuk Jawa Tengah, sedangkan 138.520 tabung disalurkan ke wilayah DIY.

Distribusi tambahan dilakukan melalui skema fakultatif, yakni mekanisme penyaluran ekstra di luar distribusi reguler yang diaktifkan ketika terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat.

“Penambahan ini kami lakukan agar masyarakat tetap dapat memperoleh LPG dengan mudah,” kata Taufiq.

Menurutnya, tambahan lebih dari 1,3 juta tabung tersebut setara sekitar 84,79 persen dari konsumsi normal harian LPG 3 kg di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Berita Lainnya  Temukan Penyalahgunaan LPG 3 Kilogram Oleh Pelaku Industri, Begini Langkah Tegas Dinas

Dengan suplai tambahan tersebut, Pertamina memastikan distribusi LPG di tingkat pangkalan tetap aman meski terjadi lonjakan permintaan dari masyarakat.

Selain menjamin ketersediaan pasokan, Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi Pertamina agar memperoleh produk dengan harga sesuai ketentuan pemerintah dan stok yang terjamin,” tandasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler