Politik
Sudah 2 Bulan Bolos, Sanksi Berat Menanti Anggota DPRD Gunungkidul
Wonosari,(pidjar.com)– Sejak dua bulan terakhir, anggota DPRD Gunungkidul berinisial ISR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak aktif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat. Yang bersangkutan bahkan tidak pernah masuk kantor. Dari Fraksi sendiri telah beberapa kali melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan lantaran ulahnya tersebut.
Rencananya pada 27 Februari 2026 mendatang, ISR akan kembali dipanggil untuk memberikan klarifikasi. Berdasarkan kabar yang beredar, ISR tengah terlilit masalah keuangan. Ia bahkan sedang dilaporkan perihal penipuan senilai ratusan juta rupiah.
Ketua Fraksi PKB DPRD Gunungkidul, Arief Gunadi membenarkan bahwa sudah selama hampir 2 bulan terakhir ini, ISR tidak aktif melakukan ketugasan dan fungsinya sebagai anggota dewan. Di beberapa kegiatan fraksi maupun DPRD yang bersangkutan tidak nampak hadir.
Dengan tidak aktifnya ISR belakangan, Arief menyebut sangatlah berpengaruh pada jalannya ketugasan baik di fraksi maupun komisi yang dinaungi.
“FPKB sudah menyerahkan ke BK dan DPC PKB untuk tindak lanjut dari masalah ini dan akan diproses sesuai prosedur dan mekanisme yang ada,” ucap Arif.

Lebih lanjut mantan Kepala Kemenang Gunungkidul ini menambahkan, ketidakaktifan salah satu anggota fraksinya tersebut dianggap merupakan pelanggaran berat. Disinggung mengenai sanksi dan potensi dipecatnya ISR dari anggota dewan, ia menyebut ke depannya sanksi yang diterapkan oleh BK berpedoman pada kode etik dan tata tertib DPRD. Sedangkan dari partai tentu akan memberikan sanksi sebagaimana AD/ART Partai.
“Selama tidak proaktif maka partai akan mengambil langkah yang tepat dan sesuai aturan,” jelasnya.
Dirinya juga tidak menampik bahwa ISR tengah tersandung dugaan kasus penipuan yang dilaporkan oleh salah seorang warga. Sehingga yang diklarifikasi oleh BK DPRD bukan hanya mengenai ketidakaktifan yang bersangkutan.
Sementara itu Ketua BK DPRD Gunungkidul, Wahyu Suharjo mengatakan, berkaitan dengan tingkat kehadiran ISR, ia menyebut sejak perkara ini mencuat yang bersangkutan tidak pernah mengikuti kegiatan sebagai anggota DPRD. Upaya pemanggilan berkali- kali pun juga tidak diindahkan oleh ISR.
“Kehadiran di kegiatan di komisi sudah tidak pernah ikut, kebetulan saya satu komisi. Tapi kalau rapat paripurna kemarin saya tidak melihat beliaunya. Untuk lebih jelasnya mengenai absensi rapur bisa konfirmasi ke sekretariat dewan,” ucap Wahyu.
Saat ini dari BK masih memproses mengenai ketidakaktifan ISR. Adapun sanksi akan segera dijatuhkan terhadap yang anggota Fraksi PKB tersebut.
“Ini masih proses, kemungkinan akan segera ada keputusan dari BK,” jelas politisi dari PKS tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul menerima laporan dari 2 warga yang diduga menjadi korban penipuan oleh oknum anggota DPRD berinisial ISR. Adanya laporan dari masyarakat mengenai hal tersebut, dari BK kemudian menindaklanjuti dengan pemanggilan terhadap ISR untuk melakukan klarifikasi.
Aduan pertama dari warga berinisial T (laki-laki) yang berdomisili di Pundong, Kabupaten Bantul. Dimana ISR menjanjikan akan membantu anak T untuk bisa bekerja di PDAM Tirtahandayani Gunungkidul. Namun T diminta untuk membayar Rp 38,5 juta.
Warga lain yang merasa menjadi korban penipuan ISR adalah D (perempuan) yang berdomisili di Selang, Wonosari berupa hutang dengan nominal sekitar Rp 170 juta. Namun hingga saat ini belum ada penyelesaian dan bahkan sulit untuk berkomunikasi.
Berdasarkan absensi, terhitung di awal Februari 2026 lalu, ISR sudah selama 1 bulan tidak aktif mengikuti kegiatan DPRD. BK telah melakukan 3 kali pemanggilan, namun ISR tidak pernah hadir memenuhi panggilan dari BK.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
