Connect with us

Peristiwa

Tergeletak Lemas, Sapi Milik Warga Karangtengah Diduga Diracuni Orang Tak Dikenal

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Suasana di Padukuhan Karangtengah I, Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari mendadak heboh pada Selasa (08/05/2019) malam. Pasalnya, se ekor sapi milik Jumiar (70) tiba-tiba lemas tak berdaya diduga akibat diracun oleh orang tak dikenal.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, Arif tetangga korban melihat sapi jenis PO berwarna merah bercak putih tergeletak dengan nafas tersenggal.

Ia kemudian melihat lebih dekat dan mendapati adanya potongan ketela yang tercampur barang aneh berada di sekitar sapi tersebut. Diduga, sapi yang lemas itu akibat memakan potongan ketela bercampur racun diduga potas.

Saat itu, saksi kemudian mencari keberadaan Jumiar untuk memberitahu apa yang terjadi pada ternak miliknya. Ia juga menghubungi bhabinkamtibmas serta dokter hewan untuk menangani sapi tersebut.

Berita Lainnya  Larangan Mudik Diberlakukan, Perantau Masuk Gunungkidul Terus Bertambah?

Dokter hewan sendiri saat itu memberikan pertolongan dengan memberikan minyak agar racun yang ada di dalam tubuh sapi tidak menyebar. Kemudian dokter memberikan suntikan serum penawar racun dan kondisi sapi berangsur pulih.

Ketika dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Wonosari, Iptu Solechan mengatakan pihaknya saat itu kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pendataan. Menurutnya sapi tersebut berhasil diselamatkan oleh tim dokter usai diberikan penanganan medis.

“Sapinya selamat tidak mati,” kata Solechan ketika ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com di Mapolsek Wonosari, Rabu (08/04/2019).

Ia menambahkan, dalam peristiwa tersebut korban tidak melakukan pelaporan resmi kepada pihak kepolisian. Disinggung mengenai adanya indikasi tindak kriminalitas dalam kejadian itu, ia enggan berkomentar banyak.

Berita Lainnya  Ribuan Warga Salat Ied di Alun-alun Wonosari, Umat Diminta Tetap Lakukan Kebaikan Meski Ramadan Telah Lewat

“Korban tidak lapor, kita hanya mendata saja. Kalau diracun atau tidak itu butuh dicek,” kata dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler