Kriminal
Terkenal Licin Saat Hendak Ditangkap, Pemuda Bengis Ini Ternyata Terlibat Pada Sejumlah Kasus Penganiayaan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–AS alias Dobleh, warga Putat, Kecamatan Patuk pelaku penganiayaan brutal yang terjadi di Padukuhan Siyono, Desa Logandeng, Kecamatan Playen beberapa waktu lalu bisa dibilang merupakan biang onar. Pemuda yang dibekuk oleh Unit Opsnal Satreskrim Polres Gunungkidul pada Minggu (29/07/2018) kemarin ini rupanya juga terlibat sejumlah kasus yang sama yaitu penganiayaan. Sebelum berhasil ditangkap, Dobleh memang terkenal licin dan selalu berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran petugas.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya melalui Kanit Pidum, Ipda Ari Widodo mengatakan, Dobleh merupakan buronan Polres Gunungkidul dalam dua kasus penganiayaan. Selain terhadap Igna, warga Padukuhan Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Dobleh diduga juga terlibat penganiayaan terhadap Jardiyono (31) warga Jetis, Kecamatan Saptosari.
"Selain kasus yang terjadi di bengkel motor SAE, Siyono, Kecamatan Playen, pada 15 Juli 2018 lalu, Dobleh juga terlibat kasus penganiayaan yang berlokasi di lapangan Wareng, Desa Wareng, Kecamatan Wonosari pada 13 Juni 2018," kata Ari, Rabu (01/08/2018).
Dikatakannya, Dobleh juga terkenal licin saat hendak ditangkap petugas. Selama pelariannya, Dobleh selalu berpindah-pindah lokasi persembunyian guna mengelabui polisi. Saat merasa tempat persembunyiannya sudah diendus petugas, Dobleh kemudian kembali kabur dan berpindah lokasi.
"Dia seperti tahu kalau mau ditangkap. Ia kerap pindah-pindah tempat tinggal. Biasanya di kos teman-temannya," kata Ari.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Dobleh diamankan petugas bersama sejumlah barang bukti berupa 2 buah Jamper warna abu-abu dan hitam, 1buah topi warna hitam, 1 pasang sepatu merk Converse warna abu-abu. 1 buah Hp Vivo Y55 warna gold dan 1 unit spm Suzuki Satria F warna putih biru dengan nopol AB 5783 GM.
Dobleh akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun penjara. Saat ini ia masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Gunungkidul.
-
Uncategorized7 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
