Kriminal
Pukuli dan Tusuk Korbannya, Pemuda Bengis Digerebek Polisi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Setelah lebih dari dua pekan melakukan penyelidikan, Jajaran Sat Reskrim Polres Gunungkidul berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi pada pertengahan Juni 2018 silam. Satu orang berhasil ditangkap dan saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan.
Penganiayaan yang dilakukan oleh Abs (27) warga Tahunan, Kecamatan Paliyan sendiri memang sangat brutal. Ia bersama rekan-rekannya menggunakan berbagai macam senjata untuk melakukan penganiayaan terhadap Igna, warga Padukuhan Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari. Akibatnya, korban selain mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya, juga mendapatkan luka tusuk. Ia pun harus beberapa waktu dirawat di rumah sakit.
Kejadian sendiri bermula ketika korban menemani rekannya untuk menemui Abs di Padukuhan Siyono, Desa Logandeng, Kecamatan Playen untuk menyelesaikan permasalahan. Sesampai di lokasi tersebut, tepatnya di depan sebuah bengkel, rupanya telah menunggu Abs bersama dengan teman-temannya.
Saat itu, upaya penyelesaian masalah justru berujung dengan cek-cok dan berujung pada kericuhan. Abs dengan teman-temannya yang tengah kalap kemudian mengamuk dan menganiaya Igna. Korban mengalami luka sobek di pelipis kiri lantaran terkena pukulan dengan potongan besi. Jari kelingking dan jari manis tangan kiri mengalami sobek. Parahnya lagi, iga sebelah kirinya juga menerima dua tusukan drei.
Atas kejadian tersebut, dirinya kemudian membuat laporan di SPKT Polres Gunungkidul. Aduan resmi yang telah masuk itu pun kemudian langsung ditanggapi oleh Sat Reskrim Polres Gunungkidul.

Setelah melakukan penyelidikan selama 19 hari, akhirnya petugas berhasil mengendus keberadaan Abs ketika pulang ke rumah. Tanpa kesulitan, tim Opsnal Polres Gunungkidul kemudian berhasil membekuk pelaku.
"Penangkapan kami lakukan tanggal 4 Juli 2018 kemarin sekitar pukul 15.00 WIB di rumah pelaku di Padukuhan Tahunan, Desa Krangduwet, Kecamatan Paliyan," kata Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya, Jumat (06/07/2018) siang.
Dipaparkan Riko, saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan. Menurutnya, penganiayaan ini tidak hanya dilakukan oleh satu orang saja. Sehingga, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap adanya pelaku lainnya.
Disinggung mengenai hal tersebut, Riko masih enggan menjelaskan lebih lanjut. Ia hanya menyatakan bahwa identitas pelaku lainnya telah dikantongi dan saat ini, anggotanya tengah memburu pelaku.
“Kita tunggu saja, sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang),” tutupnya.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized3 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
