Connect with us

Sosial

Terus Langka, Harga Gula Pasir Eceran Hampir Capai Angka Rp 20.000

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sudah sejak beberapa bulan terakhir ini harga gula pasir di pasaran terus merangkak naik. Bahkan tak hanya mengalami kenaikan harga, keberadaanya pun semakin sulit didapatkan. Sejumlah warung dan toko yang berada di kawasan pedesaan ada yang bahkan sudah memilih untuk tidak lagi menjual komoditas ini. Ada sejumlah alasan yang diutarakan, mulai dari mahalnya harga kulakan hingga sulit ditemukannya lantaran menipisnya stok di toko-toko besar.

Salah seorang pedagang di Pasar Argosari Wonosari, Kunto mengungkapkan, sudah sekitar 4 hari terakhir ini dirinya menjual gula pasir secara grosir pada harga Rp 18.000. Kemudian untuk harga eceran, ia jual dari harga Rp 18.500 sampai dengan Rp 19.000 per kilogramnya.

Berita Lainnya  Waspada Siklus Lima Tahunan, Populasi Nyamuk DBD Meledak di Tahun 2020

“Dari distributornya (harga) sudah naik. Jadi ya saya juga harus berani menaikkan harga jualnya,” kata Kunto, Senin (23/03/2020).

Kenaikan harga gula pasir setiap hampir setiap hari ini dikeluhkan oleh para pedagang. Pasalnya, daya beli masyarakat pun juga mengalami penurunan. Yang biasanya membeli dalam jumlah banyak, sekarang hanya membeli dengan jumlah sedikit.

“Selain harga yang mahal kunjungan pembeli di pasar pun juga menurun drastis karena merebaknya virus corona. Banyak to warga yang memilih tetap tinggal di rumah tanpa bepergian,” tambahnya.

Sama halnya dengan yang diungkapkan oleh Trisna seorang pemilik toko kelontong di Desa Putat, Kecamatan Patuk. Ia juga mengeluhkan harga gula pasir yang terus melambung. Lantaran harga gula pasir yang terus berubah itu, ia tak berani mengambil resiko.

Berita Lainnya  Terus Merebaknya Serangan Monyet Ekor Panjang dan Kekhawatiran Aktifis Hewan

“Harganya terus naik. Ndak berani ambil banyak, biasanya 100 kg tapi sekarang hanya sedikit-sedikit saja,” ujar Trisna.

Konsumen gula pasirpun juga kian mengurangi jumlah pembeliannya. Meskipun sebenarnya saat ini musim panen padi di mana biasanya konsumsi gula pasir meningkat, tetapi saat ini justru mengalami penurunan. Orang yang biasanya beli satu kilogram, kini hanya setengah kilogram.

Sementara itu, Sekretaris Disperindag Gunungkidul Virgilio Soriano menjelaskan, kenaikan gula pasir yang terjadi akhir-akhir ini disebabkan oleh menipisnya persediaan di tingkat pemasok. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil pemantauan bulan lalu yang dilakukan oleh pihaknya.

“Banyak toko-toko hingga warung yang mengalami keterbatasan persediaan gula pasir. Apalagi ini sudah mendekati bulan puasa di mana permintaan mulai meningkat, harga gula jadi ikut naik,” jelas Virgilio.

Menanggapi kenaikan gula pasir ini, pihaknya masih terus melakukan pemantauan terhadap situasi harga gula pasir. Terakhir, pihaknya sudah melaporkan kepada Disperindag DIY terkait dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Bulog dan pedagang di pasar.

Berita Lainnya  Momen Nataru, Bupati Minta Warga Perantau Tak Mudik

“Kami sudah cek ke lapangan. Untuk persediaan memang masih cukup, tapi harganya sangat tinggi, sekitar 18.000 per kilogramnya bahkan ada eceran yang lebih tinggi,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata18 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler