Connect with us

Pendidikan

Turun Drastis, DAK APBN Untuk Pendidikan Gunungkidul Tinggal 45 Miliar

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Dinas Pendidikan Gunungkidul pada tahun mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp. 45 miliar. Anggaran tersebut rencananya akan difokuskan dalam pembangunan fisik sekolah di Gunungkidul.

Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Winarno, saat ditemui mengatakan pos anggaran kegiatan di sektor pendidikan tahun 2023 ini salah satunya bersumber dari DAK Pemerintah Pusat sebesar Rp. 45 miliar. Menurutnya, lembangunan infrastruktur sekolah menjadi salah satu prioritas dalam penggunaan anggaran tersebut.

“Fokus infrastruktur seperti rehab sekolah dan Teknologi Informatika,” jelas Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Winarno, Kamis (09/02/2023).

Dijelaskannya, anggaran DAK pada tahun ini menurun drastis dibandingkan tahun 2022 lalu. Tahun kemarin ia menyebut anggaran DAK yang diperoleh pihaknya dapat mencapai Rp. 74 miliar. Menurutnya, adanya defisit dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah menjadi penyebab berkurangnya anggaran DAK yang pihaknya peroleh. Ia berharap, adanya DAK ini dapat membantu meningkatkan mutu pendidikan di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Tiga Siswa Terpapar Covid19, Pembelajaran Tatap Muka di SMP N 2 Panggang Diliburkan

“Rahun ini turun jauh, tahun 2022 kemarin bisa sampai Rp. 74 miliar,” imbuhnya.

Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Tijan, mengatakan jika pihaknya sudah mensosialisasikan ke perwakilan sekolah dalam hal pemanfaatan dana tersebut. Ia juga menyampaikan jika pihaknya tahun ini fokus dalam perbaikan infrastruktur sekolah.

“DAK ini untuk fisik, sedangkan bidang SMP bantuan TI sekarang belum ada,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Bidang Sekolah Dasar, Taufik Aminudin. Ia mengatakan jika pada tahun ini bidangnya hanya memperoleh DAK sebesar Rp. 4 miliar saja dan akan difokuskan dalam pembangunan infrastruktur sekolah.

“Kami dapat Rp. 4 miliar dipergunakan untuk bantuan TI di lima sekolah dan sisanya untuk infrastruktur sekolah,” tutupnya.

Berita Lainnya  Jumlah Siswa Kurang Dari 12 Orang, Seratusan Lembaga PAUD Tak Dapat Guyuran Dana BOP

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler