Sosial
Kasus Positif Covid-19 di Gunungkidul Bertambah 4 Orang
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul kembali mencatat adanya tambahan kasus positif. Kali ini, tambahan tersebut bukan dari tenaga medis melainkan mereka yang melakukan perjalanan dari luar Gunungkidul.
Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, sampai dengan saat ini total kasus terjadi di Gunungkidul sebanyak 133 orang. Tambahan 4 kasus terakhir terjadi di 3 kapanewon di Gunungkidul.
“Tambahan 4 orang diantaranya, laki-laki 35 tahun warga Wonosari, laki-laki 42 tahun warga Gedangsari, perempuan 39 tahun warga Gedangsari, dan perempuan 29 tahun warga Patuk,” kata Dewi, Senin (03/08/2020).
Dewi menjelaskan, untuk laki-laki warga Wonosari tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Sidoharjo. Sedangkan untuk 3 warga lainya diketahui positif karena kontak dengan keluarga yang sebelumnya telah dinyatakan positif.
“Yang Gedangsari itu dari Jakarta keluarga ada yang positif. Untuk yang Patuk, kontak dengan keluarga yang juga sebelumnya sudah positif,” kata Dewi.

Dengan adanya tambahan 4 kasus ini, total pasien dirawat sampai dengan hari ini berjumlah 29 orang. Sedangkan untuk kasus sembuh ada 81 orang.
“Kemarin sembuh dua hari ini ada yang sembuh satu,” ucap dia.
Beberapa waktu lalu, wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengimbau kepada masyarakat untuk membatasi keluar Daerah Istimewa Yogyakarta, jika memang tidak mendesak. Hal ini lantaran 90 persen penularan covid dibawa dari luar daerah pulang ke Gunungkidul.
“Saya mohon sekali pertimbangkan kembali untuk melakukan perjalanan terutama keluar DIY,” ucap Immawan.
Menurut dia, virus corona yang terjadi akhir-akhir ini karena pelaku perjalanan keluar seperti wilayah zona merah dari berbagai kota di Indonesia. Selain itu juga penularan diperoleh dari lingkungan kerja menjadi perhatian dari pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Pihaknya tengah mempersiapkan skenario terkait penanganan corona yang ada di Gunungkidul, seperti pemantauan di kawasan wisata hingga pasar. Selain itu juga akan memperbanyak swab kepada masyarakat. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan sering mencuci tangan dengan sabun diair mengalir.
“Kita mengajak masyarakat untuk greteh (saling mengingatkan),” ucap Immawan.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
