Sosial
Susun AD/ART, Pendidikan dan Perkembangan Ekonomi Kreatif Jadi Poin Penting IKG
Jakarta,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Organisasi Ikatan Keluarga Gunungkidul mengadakan kegiatan koordinasi untuk menguatkan nilai guyub rukun dalam upaya membangun sistem yang modern untuk mengelola paguyuban. Sedikitnya ada 6 sektor penting yang menjadi pembahasan bersama dan nantinya akan dikolaborasikan dengan pemerintah.
Ketua Umum IKG, Eddy Sukirman mengatakan pentingnya IKG dalam berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta maupun pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk semakin menguatkan peran dan fungsi IKG. Dimana sejak berdiri, organisasi ini turut serta menyukseskan program dan kebijakan dalam membangun Bumi Handayani.
Dijelaskan rapat kerja ini untuk memantapkan AD/ART paguyuban. Terdapat beberapa 6 sektor penting yang menjadi fokus kerja IKG 2021. Diantaranya bidang pendidikan dan pengelolaan sarana prasarana IKG, bidang hukum dan kelembagaan, kepemudaan dan pemberdayaan, bidang teknologi dan informasi, dan ekonomi kreatif dan perdagangan.
“Kami selalu berupaya melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Meski kami berada di tanah rantau, namun kecintaan kami dengan tanah kelahiran cukup besar, untuk itu program-program tertentu selalu kami lakukan untuk turut membangun Kabupaten Gunungkidul,” kata Eddy Sukirman.
Dijelaskan point dari rapat koordinasi yang dilakukan adalah sektor pendidikan dan sarana prasarana pada tahun 2021 ini difokuskan untuk memaksimalkan pengelolaan dan pengembangan lembaga pendidikan yang sudah ada dan dikelola IKG.

Pengembangan sumber daya manusia juga dilakukan melalui pelatihan serta sosialisasi, dengan tujuan sebagai persiapan pembangunan gedung IKG di atas tanah IKG yang sudah siap.
Dari bidang Hukum dan Kelembagaan lebih memfokuskan pada program internalisasi, sosialisasi terkait hukum maupun peraturan perkumpulan. Dari sektor atau bidang kepemudaan dan pemberdayaan memfokuskan pada Sosial, Tanggap Darurat, Olahraga, dan pemberdayaan perempuan.
“Sektor tekonologi dan informasi akan dilakukan pembaruan. Kedepan akan dihadirkan website IKG, semua yang berkaitan dengan IKG akan tertuang didalam website ini. Mulai dari informasi keanggotaan, serta beberapa hal lainnya,” imbuhnya.
Dari sektor ekonomi kreatif dan perdagangan, fokus pada pengembangan dan pengelolaan UMKM IKG, Pengembangan Seni, Budaya dan Pariwisata, Pembuatan/pengembangan Toko IKG baik offline maupun online, dan Pembuatan Koperasi IKG.
Selain rapat koordinasi juga dilakukan buka bersama dan pembagian santunan kepada anak yatim piatu.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
