Peristiwa
Kecelakaan Gondola di Pantai Timang, Pengelola Sebut Luka Ringan, Hasil Rontgen Jempol Bocah 4 Tahun Hancur
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Wahana gondola di Pantai Timang meminta korban. Pada Jumat (16/03/2018) sore kemarin, seorang wisatawan cilik asal Malaysia menjadi korban wahana gondola yang dibanggakan menjadi ikon utama Pantai Timang tersebut. Siti Nur Amira (4) warga negara Malaysia, harus mengalami luka parah di bagian jempol tangan kanannya yang hancur setelah terjepit tali gondola tersebut. Namun anehnya, meski sang korban bahkan harus dirujuk ke RS Sadjito lantaran luka-lukanya tersebut, pihak pengelola gondola tersebut ketika dikonfirmasi hanya menyebut sebagai luka ringan.
Diperoleh informasi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika korban menyeberang pulau menggunakan gondola bersama orang tuanya. Setelah beberapa saat gondola berjalan dalam jarak sekitar 80 meter, bocah asal Malaysia tersebut tidak sengaja menyentuh tali gondola hingga terjepit.
Adanya kejadian itu membuat operator kemudian akhirnya memutuskan untuk menarik kembali gondola ke tempat semula. Korban yang bersimbah darah lantas dilarikan ke RSUD Wonosari untuk diberikan penanganan penanganan medis. Sempat beberapa waktu mendapatkan perawatan di RSUD Wonosari, korban akhirnya dirujuk ke RS Sardjito, Sleman.
Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Tepus AKP Mustaqim membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini korban sudah masih dirawat di RS Sardjito Yogyakarta untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Memang ada kecelakaan di gondola Pantai Timang dengan korban WNA anak, saat ini masih dirawat di RS Sardjito," katanya saat dikonfirmasi lewat telepon, Sabtu (07/03/2018) siang.

Sementara itu, pidjar-com-525357.hostingersite.com yang berusaha mengkonfirmasi perihal kecelakaan tersebut ke pengelola gondola Pantai Timang hanya mendapatkan sedikit informasi. Salah seorang pengelola wisata gondola Pantai Timang, Wasimin terkesan menutupi insiden tersebut. Ia bahkan menyebut apa yang dialami korban gondola hanya merupakan luka ringan dan sudah diatasi dengan baik. Dikatakannya, saat itu jari korban memang terjepit tali gondola, namun hanya tergores dan lecet.
"Memang ada anak kecil yang kena tali. Tapi hanya luka ringan dan sudah diobatkan," tuturnya singkat.
Jempol Tangan Korban Hancur
Keterangan berbeda justru diungkapkan oleh salah seorang petugas medis RSUD Wonosari yang sempat menangani bocah cilik malang tersebut. Menurut petugas yang mewanti-wanti agar namanya tak disebut itu, kondisi luka yang dialami jempol tangan kanan Siti sangat parah.
“Jempol tangannya tidak hanya patah saja, tapi hancur. Kalau katanya terjepit tali gondola,” ucapnya.
Hasil rontgen pun juga menguatkan betapa menyakitkannya luka yang dialami bocah berusia 4 tahun tersebut. Bagian atas jempol telah hilang dan hanya tertinggal pada bagian bawahnya saja.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa4 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
