Peristiwa
Tak Bisa Berenang, Mahasiswa Pingsan Tenggelam di Aliran Sungai Pantai Baron
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meski bahaya aliran sungai Pantai Baron seringkali diperingatkan, namun korban masih terus saja berjatuhan lantaran terlalu asyik bermain air. Seperti yang diketahui, telah banyak wisatawan yang sedang bermain namun tiba-tiba terseret oleh arus yang kuat.
Seperti peristiwa Jumat (06/04/2018) pagi tadi, telah terjadi kecelakaan laut di Pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Dua orang wisatawan terseret arus aliran sungai Pantai Baron hingga tenggelam saat sedang bermain air. Akibat dari kejadian tersebut, korban sempat pingsan karena terlalu banyak minum air.
Dijelaskan oleh Sekretaris SAR Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto, kejadian berlangsung sekitar pukul 09.15 WIB. Ketika itu korban atas nama Slamet Riyadi (18) seorang mahasiswa, warga Pilang Masaran, Sragen, Jawa Tengah tengah bermain air di aliran sungai Pantai Baron bersama teman-temannya.
Kemudian, mereka hendak menyebrangi sungai menuju tengah pulau pasiran di sebelah selatan. Namun sayangnya, korban yang tak bisa berenang lantas terseret arus air yang kuat kemudian tenggelam. Nasib naas juga dialami oleh temannya Kardi (20) warga Suko Rejo, Tawangsari, Sukoharjo yang hendak menolong Slamet namun apes ikut terseret arus.
“Temannya hendak menolong Slamet yang tenggelam, tapi malah ikut terseret arus. Keduanya pun tenggelam,” jelas Suris.

Melihat kejadian tersebut, tim SAR pun langsung mengerahkan personel untuk menolong korban. Dibantu dengan nelayan, Tim SAR menggunakan kapal jungkung untuk mengevakuasi kedua korban dan dibawa ke Pos SAR.
“Tidak ada luka yang berarti. Korban hanya shok dan mengalami pingsan. Setelah dievakuasi, kami bawa ke pos SAR untuk perawatan,” jelasnya.
Atas apa yang terjadi, tak henti-hentinya Suris mengingatkan kepada wisatawan untuk berhati-hati dan mengindahkan himbauan dari Tim SAR saat bermain di kawasan pantai. Hal ini dilakukan agar saat berlibur tidak terjadi hal-hal yang diinginkan.
“Apa yang kami himbau itu untuk keselamatan wisatawan. Apabila tidak diindahkan maka hasilnya akan celaka,” tuturnya.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa4 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan4 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Uncategorized4 hari yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
