Sosial
Polres Gunungkidul Redam Isu Ajakan Demo Bagi Pelajar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polres Gunungkidul memastikan ajakan demo turun ke jalan bagi SMK dan SMA seluruh Gunungkidul pada Minggu (28/09/2019) merupakan kabar tidak benar atau hoax. Oknum diduga pembuat kegaduhan ditengah masyarakat itu pun kini dalan pengejara. Tidak menutup kemungkinan pelaku dapat dikenai kurungan penjara.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan, pihaknya memastikan ajakan demo di depan gedung DPRD Gunungkidul itu merupakan hoax. Hal tersebut menurutnya dipastikan sesudah pihaknya melakukan penyelidikan dalam beberapa waktu terakhir.
“Setelah kami konfirmasi ke masing pihak, semua tidak ada rencana tersebut (aksi turun ke jalan atau demo),” terang Kapolres, Sabtu (28/09/2019).
Kapolres menyebut, kabar tersebut sengaja di buat untuk meresahkan masyarakat. Sehingga dalam beberapa hari terakhir ini, banyak pihak termasuk sekolah hingga wali murid gelisah dan khawatir akan adanya siswa yang turun ke jalan.
“Memang ini sengaja untuk meresahkan masyarakat. Kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata dia.

Beredar kabar telah di temukannya penyebar hoax tersebut dilakukan oleh seorang remaja laki-laki dan kabar tersebut dibuat disebar dari wilayah Sumatera, Kapolres masih belum mau berkomentar. Ia justru menyebut saat ini masih dalam tahap lidik memcari pelaku penyebaran hoax tersebut.
“Masih dalam lidik,” singkat dia.
Terkait dengan antisipasi adanya unjuk rasa, Polres Gunungkidul mengaku siap dalam pengamanan. Namun demikian, Kapolres menyebut tidak akan ada aksi unras di Gunungkidul.
“Masih pendalaman, sementara belum ada rencana kegiatan unras,” kata dia.
Namun begitu Kapolres masih terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing provokasi. Ia menyarankan jika nantinya terjadi unras, masyarakat diminta untuk tetap melanjutkan aktivitas dan tidak ikut aksi.
“Kepada masyarakat jangan terpengaruh terhadap ajakan untuk demo atau turun ke jalan. Mari laksanakan aktifitas seperti biasa,” kata dia.
Sementara itu, ketika di konfirmasi upaya hukum terhadap penyebar hoax, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Anak Agung Putra Dwipayana memilih irit bicara. Menurutnya kasus semacam itu bukan kewenangan Polres Gunungkidul.
“Yang menangani biasanya cyber polda,” kata dia. (kelvian)
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa1 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Kriminal4 jam yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Uncategorized3 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Peristiwa2 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Uncategorized2 hari yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa2 minggu yang laluLaka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
-
Hukum2 minggu yang laluTagih Utang Rp350 Ribu Berbuntut Panjang, Polisi Amankan 5 Orang dan 2 Sajam
