Sosial
Warga Dusun Jeruk Legi Suguhkan Aloe Vera dalam Bentuk Minuman hingga Oleh-oleh
Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dusun Jeruk Legi, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar menjadi padukuhan di Gunungkidul yang sejak beberapa tahun terakhir masyarakatnya mengembangkan tanaman aloe vera. Di setiap pekarangan warganya, tumbuh subur tanaman ini. Tidak hanya sekedar dijadikan tanaman yang memperindah rumah, melainkan tumbuhan ini dibudidaya dan dikembangkan untuk diolah menjadi minuman yang menyegarkan.
Telah beberapa tahun belakangan, aloe vera yang ada disulap menjadi sebuah minuman buatan masyarakat Gunungkidul. Minuman ini kemudian dipasarkan sebagai suguhan maupun oleh-oleh bagi pengunjung di Gunungkidul. Bahkan juga diperjualbelikan di daerah lain.
Pemilik usaha pengelolaan minuman aloevera, Alan Evendi mengatakan sampai di titik sekarang ini membutuhkan uji coba dan perjalanan yang cukup panjang. Saat ini ia bekerjasama dengan lembaga lain agar produk minuman alami ini tidak mudah basi dan awet. Ia menyadari semakin banyaknya peminat. Hasil olahannya perlu ditingkatkan kembali salah satunya pengawetan produknya.
“Ada riset dari LIPI untuk mengawetkan minuman aloe vera produksi kami ini. Setelah menemukan caranya kemudian diuji cobakan, apakah berhasil atau tidak,” kata Alan Evendi.
Sebelum ditemukan cara pengawetan, minuman dari aloe vera itu hanya bertahan satu hingga tiga hari sehingga menghambat dalam pemasaran produk. Sekali produksi harus segera di jual dan dikonsumsi sehingga kondisinya masih tetap baik.

“Untuk usaha ini saya berdayakan masyarakat sekitar saya. Di mana untuk produksi dilakukan bersama dan untuk lahan pekarangan masyarakat yang ada juga dimanfaatkan untuk menanam tumbuhan aloe vera,” papar dia.
Sebelum ditemukannya cara pengawetan,dalam sehari ia hanya memproduksi sekitar 100 hingga 300 cup minuman. Namun setelah adanya pengawetan kemudian target produksi pun diperbanyak, ini dilakuka. Untuk memenuhi permintaan pasar dan konsumen yang penasaran dengan rasa olahan tumbuhan aloe vera sebagai minuman.
Untuk pengawetan sendiri dari LIPI memberikan sedikit bahan pengawet. Pasalnya untuk yang tidak tahan lama adalah lendir yang dihasilkan dari tanaman ini. Untuk penggunaan pengawet sendirinmasih sangat kecil, jauh dari ambang batas yang telah ditentukan oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan.
Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengapresiasi masyarakat yang mulai berkembang dan berinovasi dalam mengolah makanan. Salah satunya yakni pembuatan minuman dari tumbuhan aloe vera. Ia mendorong masyarakat Gunungkidul untuk dapat berinovasi, sehingga hasil produksi dapat menunjang berkembangnya pariwisata.
“Kerjasama untuk meningkatkan kualitas dan agar olahan tetap terjaga atau awet tentu sangat dibutuhkan. Olahan ini kan bisa jadi oleh-oleh wistawan dari berbagai daerah,” ucap dia. (Arista)
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa2 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Kriminal6 jam yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Uncategorized3 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Peristiwa2 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Uncategorized3 hari yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa2 minggu yang laluLaka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
-
Hukum2 minggu yang laluTagih Utang Rp350 Ribu Berbuntut Panjang, Polisi Amankan 5 Orang dan 2 Sajam
