Connect with us

Pemerintahan

Siap Dibahas, UMK Gunungkidul Diupayakan Naik 8 Persen

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kabupaten Gunungkidul saat ini tengah bersiap melakukan pembahasan dalam penentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK). Adapun penentuan ini berdasarkan survei kebutuhan layak hidup (KLH) masyarakat Kabupaten Gunungkidul selama 10 bulan terakhir.

Ketua SPSI Kabupaten Gunungkidul, Agus Santoso mengaku saat ini UMK di Kabupaten Gunungkidul memang terendah di DIY . Namun demikian, prosentase kenaikan setiap tahun dari pada kabupaten/kota di DIY, Kabupaten Gunungkidul menjadi yang paling tinggi.

“Penentuan UMK diawali dengan tahap survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang di lakukan oleh dewan pengupahan, disini kami terlibat dalam survey yang dilakukan di pasar,” ujar Agus kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (10/10/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, di Kabupaten Gunungkidul sendiri survei tersebut masih dalam proses. Baru pada Minggu ketiga bulan Oktober ini pihaknya akan menyerahkan hasil survey kepada bupati yang nantinya akan diserahkan kepada Gubernur DIY.

Berita Lainnya  Sedot Anggaran 378 Miliar, Pembangunan Dua Ruas JJLS Dilanjutkan Tahun Ini

“Penentuannya juga berdasarkan inflasi, untuk tahun ini akan kami perjuangkan kenaikan sebesar 8%,” imbuh Agus. 

Dikatakan Agus, kenaikan sebesar 8 persen tersebut disesuaikan dengan biaya hidup, kebutuhan dan beberapa kondisi lainnya. Pada tahun 2018 lalu kenaikan UMK di Kabupaten Gunungkidul sebanyak 7%. Adapun angkanya dari Rp. 1.454.200,- menjadi Rp. 1.571.000,-. Kemudian tahun 2020 mendatang p0aling tidak ada kenaikan meski jumlahknya pun tidak seberapa.

“Kami juga selalu berjuang agar UMK seluruh pekerja khususnya di Kabupaten Gunungkidul terpenuhi dan dibayarkan kepada pekerja, hanya saja yang menjadi persoalan tidak banyak berusahaan disini mampu membayar buruh sesuai dengan UMK,” tandasnya. 

Adapun yang menjadi alasan hal tersebut terjadi lantaran iklim pertumbuhan ekonomi GK yang rendah. Tidak sama dengan daerah lain.

Berita Lainnya  Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka Kian Matang, Tenaga Pendidik Dapat Suntik Vaksin

“Sehingga setiap pengusaha dan perusahaan jika harus membayar full upah kepada pekerja sesuai dengan UMK tidak mampu karena tidak imbang antara hasil dan pengeluaran,” kata Agus. 

Namun demikian seiring dengan naiknya UMK, pihaknya mengimbau kepada pengusaha yang belum mampu membayar pekerja sesuai UMK, tetap menaikkan gaji karyawan. Ia memberi contoh apabila gaji awal Rp. 1juta hendaknya ditambah menjadi Rp. 1,1 juta.

“Kemudian yang sudah mampu membayar UMK, tidak boleh dikurangi, tapi jika memnungkinkan melampaui UMK,” ungkapnya. 

Sementara itu Kepala Bidang Hubungan Industrial, Joko Edi mengatakan, pihaknya tidak menampik bahwa saat ini masih banyak perusahaan di Kabupaten Gunungkidul yang belum mampu membayar pekerja sesuai dengan UMK. Namun demikian hal ini menurutnya sah apabila sebelumnya antara pengusaha dan pekerja sudah memiliki kesepakatan terkait dengan upah tersebut.

Berita Lainnya  Tak Berizin, 6 Baliho Besar dan Ratusan Banner Dibongkar Petugas

Adapun pasar Argosari dan Pasar Playenlah yang menjadi titik dimana dilakukannya survey kebutuhan bahan pokok dan kebutuhan lainnya,. Nantinya hasil dari fsurvei selama 10 bulan terakhir akan digunakan dalam menentukan kebijakan. Sesuai dengan aturan yang berlaku, petugas berusaha semaksimal mungkin agar setiap tahunya UMK di Gunungkidul terus mengalami peningkatan.

“Sementara untuk pembahasan upah, saat ini Pak Kadis sedang berkoordinasi di kementerian dalam penentuan upah, semoga pertengahan November sudah ketok palu,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata3 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler