Sosial
Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Nglanggeran
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Obyek wisata Embung Nglanggeran di Kecamatan Patuk menjadi pusat perhatian masyarakat pada Senin (13/08/2018) pagi tadi. Pasalnya di kawasan wisata yang masyur dengan wisata geositenya tersebut, dilaksanakan pengibaran bendera raksasa di atas tebing gunung api purba. Pengibaran bendera raksasa tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak rangkaian acara peringatan HUT RI yang ke-73.
Pantauan di lokasi, sejumlah persiapan telah dilakukan sejak Jumat (10/08/2018) silam. Bendera berukuran 28×42 meter tersebut di ikat di tebing batu Gunung api purba. Dalam pengibaran bendera sendiri harus membutuhkan waktu hingga 40 menit.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan rasa kebangsaan.
"Pada intinya kita ingin menumbuhkan rasa kebangsaan dan nasionalis ditengah masyarakat. Selain itu juga untuk mengenang jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan pada tahun 1945 dulu," ujar Harry ketika ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com.
Harry mengatakan, dipilihnya Nglanggeran bertujuan untuk mengenalkan tempat wisata Ngelanggeran kepada masyarakat luas. Nglanggeran sendiri termasuk dalam 13 geosite yang terdapat di Gunungkidul.

“Kita ingin memperkenalkan wisata geosite sebagai salah satu kekuatan baru pariwisata Gunungkidul,” terang Hari.
Disinggung mengenai pengembangan wisata geosite, khususnya Nglanggeran, Harry mengaku membutuhkam masterplan sebagai pedoman. Masterplan ini perlu untuk pengembangan ke depannya sehingga nantinya pembangunan Unesco Global Geopark (UGG) bisa berlangsung secara maksimal. Nantinya dalam masterplan akan ada perencanaan jangka Pendek, menengah, dan panjang.
"Saya tidak mungkin membuat perencanaan di Kabupaten Pacitan misalnya. Masterplan ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Masterplan kan juga harus ada blue printnya, kita tidak bisa menyusunnya karena ada batasan kewenangan maka ditarik ke pusat untuk pembuatannya,"ucapnya.
Geopark Gunungsewu memiliki luas luas lebih kurang 1.802 km2, terdapat 33 geosite, untuk Gunungkidul 13 lokasi, Pacitan 13 lokasi, dan Wonogiri 7 lokasi. gunungsewu, yang sudah masuk dalam Global Geopark Network (GGN) di konfrensi Asia Pasific Global Networkoleh UNESCO di Sanin, Kaigan, Jepang pada Sabtu (19/9/2015).
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa6 hari yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized3 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Uncategorized2 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Peristiwa1 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa1 minggu yang laluLaka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
-
Hukum1 minggu yang laluTagih Utang Rp350 Ribu Berbuntut Panjang, Polisi Amankan 5 Orang dan 2 Sajam
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
-
Pemerintahan1 minggu yang laluCair, 40 Miliar Gaji ke 13 Untuk Ribuan Pegawai Pemkab Gunungkidul
