Sosial
Stop Sementara Kegiatan Politik, Kader Demokrat Pilih Fokus Bagi-bagi Hand Sanitizer dan Semprot Disinfektan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Di dunia maya, beberapa waktu terakhir ini muncul berbagai meme yang mengeluhkan kurang perhatiannya para politisi maupun parpol berkaitan dengan kebutuhan masyarakat akan piranti kesehatan dalam melawan corona. Saat ini, di tengah kelangkaan masker, hand sanitizer, hingga alkohol kadar tinggi, tak banyak kepedulian yang didapat masyarakat. Tak seperti beberapa waktu silam manakala menuju pemilu, di mana ada banyak sekali pembagian bantuan politik.
Sinisme masyarakat ini langsung ditanggapi oleh Partai Demokrat. Dalam rangka membantu pemerintah dan masyarakat dalam melawan wabah covid 19, DPP Partai Demokrat mengeluarkan sejumlah instruksi khusus bagi anggota maupun kader. Para pengurus, kader serta legislator Demokrat diminta untuk fokus melakukan pemantauan di wilayahnya. Tak hanya itu, para kader juga diminta untuk sebisa mungkin ikut memenuhi kebutuhan piranti kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Eko Rustanto memaparkan, menyikapi pandemi Covid 19 ini, pihaknya telah mendapatkan instruksi khusus dari pusat. Diantaranya adalah sejauh mungkin menghindari membuat kegiatan yang melibatkan banyak orang dan juga ikut serta dalam membantu masyarakat mengantisipasi penyebaran virus.
Menurut Eko, kerja kali ini difokuskan dalam hal kemanusiaan. Untuk itulah seluruh anggota diperintahkan untuk mengutamakan dedikasi tinggi dalam melaksanakan perintah partai tersebut.
Jajaran DPD Partai Demokrat DIY yang dipimpin oleh sang Ketua Umum Heri Sebayang telah menggelar rapat koordinasi. Dalam rapat ini kemudian diputuskan langkah-langkah yang wajib dilakukan oleh seluruh kader maupun pengurus Demokrat di daerah masing-masing.

Bagi mereka yang sepulang dari tugas daerah wajib melakukan pengecekan. Juga wajib melakikan isolasi diri secara mandiri jika memang merasakan gejala sakit seperti batuk, pilek ataupun sakit kepala.
“Kami sudah mendapatkan surat dari DPP berkaitan dengan sejumlah instruksi. Nantinya akan segera kami terapkan, mulai dari sosial distancing dan upaya pencegahan lainnya,” terang Eko Rustanto, Selasa (24/03/2020) siang.
Tak hanya itu, pihaknya juga diperintahkan untuk sementara lebih fokus dalam kegiatan sosial di masyarakat yang berkaitan dengan pencegahan penyebaran virus corona. Eko sendiri dalam waktu dekat ini berencana akan membagi-bagikan hand sanitizer dan penyemprotan disinfektan.
“Ini sebagai bentuk aksi sosial untuk upaya membantu masyarakat sekaligus pemerintah dalam menangani corona,” tambahnya.
Di wilayah Dapilnya, yakni Kecamatan Nglipar, Ngawen dan Patuk ia akan membagikan handsanitizer dan penyemprotan. Untuk penyemprotan sendiri sejauh ini sudah ada sedikitnya 70 titik yang akan mendapatkan bantuan. Lokasi yang akan mendapatkan penyemprotan disinfektan meliputi rumah masyarakat hingga fasilitas umum.
“Tempat ibadah misalnya, kemudian gardu ronda, balai padukuhan dan beberapa tempat lainnya. Kita ndak tau to apakah lokasi itu bersih atau ada virus yang berkembang khususnya virus yang tengah menjadi perhatian bersama. Tempat-tempat itu juga banyak dikunjungi orang,” imbuh Eko.
Ia menghimbau pada masyarakat untuk tetap tenabg dalam menyikapi kondisi seksrang ini. Tak hanya itu, ia juga menekankan pada masyarakat agar tidak beraktifitas di luar rumah terlebih dahulu.
“Lebih baik di rumah dulu. Ndak usah bepergian. Mari kita sama-sama menjaga diri sendiri dan orang lain. Kepedulian bersama sangatlah dibutuhkan, mari kita putus bersama-sama mata rantai penularan,” tandas dia.
Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Gunungkidul, Supriyani menegaskan bahwa partai Demokrat sudah mulai bergerak dalam penanganan covid 19. Ia telah melakukan koordinasi dengan kader-kader Demokrat untuk mulai memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat. Hand sanitizer dan penyemprotan disinfektan menurutnya sangat penting untuk memerangi virus ini.
“Instruksi dari DPP sudah kami terima dan akan segera dilakukan. Pada intinya kebersamaan sangatlah diperlukan. Kita tunda dulu beberapa acara yang berkaitan dengan pengumpulan massa,” tutupnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
