Sosial
Siswa-siswa SLB Jahit Ratusan Masker Untuk Dibagikan Gratis ke Masyarakat
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Di tengah pandemi corona, banyak pihak tergerak untuk melakukan aksi guna memerangi corona. Gerakan sosial yang terjadi saat ini bahkan tanpa menembus batas. Setiap kelompok maupun kalangan merasa terpanggil untuk membantu masyarakat.
Seperti yang dilakukan oleh sejumlah siswa di SLB N 1 Gunungkidul. Sejumlah siswa maupun staf pengajar nampak asyik menjahit masker berbahan kain. Nantinya, masker-masker tersebut akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
“Kami membuat masker, yang menjahit siswa, guru, dan karyawan,” ucap Kepala Sekolah SLB N 1 Gunungkidul, Widi Pranyata, Kamis (16/04/2020) siang.
Menurut Widi, langkah ini diambil sebagai kepedulian dari para siswa, guru maupun karyawan SLB N 1 Gunungkidul dalam rangka turut serta memerangi corona.
Dijelaskannya, lantaran saat ini sekolah libur, hanya beberapa siswa, guru dan karyawan yang bisa menjahit yang diajak untuk membantu. Pihaknya berencana untuk membuat sekitar 300 an masker. Rencananya, hasil masker yang dibuat secara mandiri ini akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis. Mereka akan membagikannya di ruang publik seperti kantor pos, dan kantor pelayanan publik lainnya.

“Nanti dicari warga yang tidak menggunakan masker, dan akan diberikan secara gratis,” ucap Widi.
Sementara itu, hal yang sama juga dilakukan oleh anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI) Yogyakarta di sekitar alun-alun kota Wonosari pada Kamis (16/04/2020) pagi tadi. Bekerjasama dengan Satlantas Gunungkidul mereka membagikan 1.000 masker kepada para pengguna jalan.

Ketua IMI Yogyakarta, Eka Sulistiana mengatakan, dalam kesempatan ini, pihaknya memilih untuk menggelar kegiatan pembagian masker kepada pengguna jalan. Terlebih kepada mereka yang saat berkendara belum menggunakan masker.
“Masker kain ini semoga cukup untuk menangkal masuknya virus ke dalam tubuh. Selain itu juga mengurangi polusi akibat asap kendaraan saat berada di jalan,” terangnya, Kamis siang.
Lebih lanjut dijelaskannya, 1.000 masker tersebut akan dibagikan secara bertahap di wilayah Gunungkidul. Pihaknya juga menggandeng Satlantas Polres Gunungkidul untuk juga bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pencegahan covid-19 maupun keselamatan berkendara.
“Pembagian masker rencananya ada di 4 kabupaten di DIY dan di Kota Yogyakarta. Di Gunungkidul tadi tahap 1 telah dibagi 1.000 masker,” lanjut dia.
Dirinya berharap, masyarakat juga terus mematuhi anjuran dari pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19. Perilaku hidup bersih dan sehat seperti yang banyak diserukan harapannya tetap dipatuhi oleh masyarakat.
“Kami dari IMI berharap agar anjuran tetap dilakukan agar kita semua terhindar dari corona ini dan situasi segera membaik,” sambung Eka.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
