Pemerintahan
Belasan Ribu Pemilih Pemula Didorong Aktif Berpartisipasi dalam Pilkada 2020
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Tanggal 9 Desember 2020 mendatang Gunungkidul akan menyelenggarakan pemulihan umum kepala daerah (Pilkada). Untuk itu, baik dari badan pengawas pemilihan umum (KPU) Gunungkidul dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus berupaya mendorong pemilih untuk aktif dalam pesta demokrasi. Salah satu yang dibidik oleh dua instansi ini, pemilih pemula agar dapat menggunakan hak suara mereka dengan maksimal.
Komisioner KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti mengatakan bedasarkan data layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sampai dengan 5 Desember 2020 mendatang potensi pemilih pemula di Gunungkidul ada 12.866 orang. Jumlah tersebut sebagai gambaran awal dari KPU untuk melakukan pengecekan ke lapangan.
“Pelaksanaan pilkada 2020 semula September kemudian diundur Desember. Ada potensi penambahan pemilih pemula sampai Desember itu,” kata Asih, Rabu (22/07/2020).
Pihaknya nanti akan melakukan pendekatan yang sekiranya mampu mendongkrak keikutsertaan para pemilih pemula. Berbagai cara untuk memberikan pemahaman kepada para pemilih pemula. Pasalnya suara dari pemilih pemula juga berkontribusi penuh dalam pesta demokrasi tahun 2019 mendatang.
“Untuk sekarang masih menggunakan media sosial yang lebih efektif. Kita hindari dulu even tatap muka. Tapi nantinya jika memang sudah memungkinkan ada event-event tertentu yang menggandeng mereka” imbuhnya.

Lebih lanjut, selain itu pihaknya juga meminta pemilih pemula yang mayoritas merupakan generasi melenial agar ikut berpartisipasi dalam pengawasan. Paling tidak hal itu jika dilakukan, memberikan pengalaman dan pembelajaran untuk lebih mengetahui serta menerapkan pemilu sesuai dengan asas yang benar. Jika nantinya telah mendapat pengetahuan secara langsung, para pemilih pemula dan pemuda tentu akan lebih menghargai setiap upaya yang dilakukan.
Sekarang ini PPDP baru memastikan pemilih pemula yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Pemerintah juga mendorong pemilih pemula untuk segera melakukan perekaman KtP elektronik.
“Sebelum ada wabah darj Dukcapil sudah melakukan perekaman ke sekolah-sekolah, ada kerjasama dalam hal iji untuk memfasilitasi pemilih pemula tapi karena sekarang kondisinya tidak memungkinkan jadi terhenti,” paparnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Gunungkidul, Tri Asmiyanto. Saat ini pihaknya masih mengoptimalkan sosialisasi melalui media sosial. Nantinya untuk mendongkrak partisipasi pemilih pemula akan dilakukan berbagai hal.
“Nanti mungkin pakai metode daring, mengingat saat ini kondisi seperti ini semua kegiatan dianjurkan untuk menerapkan protokol kesehatan,” jelas Tri Asmiyanto.
Tidak menutup kemungkinan pula pihaknya akan menggandeng OSIS di tingkat SMA/SMK agar partisipasi pemilih pemula dapat digunakan semaksimal mungkin.
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa1 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized3 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Peristiwa1 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa1 minggu yang laluLaka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
-
Hukum1 minggu yang laluTagih Utang Rp350 Ribu Berbuntut Panjang, Polisi Amankan 5 Orang dan 2 Sajam
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluCair, 40 Miliar Gaji ke 13 Untuk Ribuan Pegawai Pemkab Gunungkidul
