Connect with us

Peristiwa

Cairkan THR, PT SGI Penuhi Hak Karyawan yang Dirumahkan

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–PT SGI atau yang kini berubah menjadi UD Mutiara Gunungkidul memenuhi hak ratusan karyawan yang selama ini di rumahkan akibat pandemi Covid-19. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan kepada karyawan dan mantan karyawan di perusahaan yang berada di wilayah Kalurahan Gading, Kapanewon Playen.

HRD Managemen UD Mutiara Gunungkidul, Agus Sriyanto menjelaskan bahwa permasalahan yang terjadi beberapa waktu terakhir merupakan dampak dari pandemi Covid-19 yang sangat berimbas kepada keseimbangan perusahaan. Pihaknya juga tidak diam dalam menyikapi hal itu, berbagai upaya pun dilakukan untuk bertahan pada kondisi stabil.

“Bertahan dalam artian bagaiamana agar perusahaan ini bisa berdiri dan mendapat pesanan dari mitra mereka,” kata Agus, Jumat (11/09/2020).

Namun begitu, pihaknya pada akhirnya memilih kebijakan perumahan karyawan bahkan sampai dengan tidak memperpanjang karyawan. Dari kejadian tersebut kemudian muncul polemik antara perusahaan dengan mantan karyawan.

Berita Lainnya  Libur Panjang, Belasan Ribu Wisatawan Mulai Padati Destinasi Wisata di Gunungkidul

Salah satunya terkait dengan pemenuhan Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran kemarin. Pihak perusahaan pun sebenarnya telah dijadwalkan pembayarannya 1 sampai dengan 15 persen dan paling tidak selesai pada bulan Desember lalu.

Namun begiti, beberapa hari lalu, para eks karyawan ini datang untuk mempertanyakan kejelsan THR dan klaim BPJS mereka. Setelah itu pihaknya langsung melakukan pembahasan dan menemukan solusi terhadap pemenuhan hak mereka.

“Kemarin kita sudah bayarkan untuk THR 143 orang yang sudah keluar dari perusahaan. Per orang sebesar 1,194 juta atau 70 persen dari gaji karena 30 persen lajnnya susab dibayarkan di awal dulu,”kata Agus Jumat siang.

Ia menjelaskan, rencana awal untuk THR sendiri akan diangsur oleh pihak perusahaan. Namun setelah adanya pertemuan kemarin kekudian diselesaikan. Berdasarkan dari pemerintah sendiri sebenarnya paling tidak bisa diangsur per bulan sampai dengan akhir tahun. Sementara untuk karyawan yang masih aktif kemudian masih dalam proses.

Berita Lainnya  Rumah Tersambar Petir di Panggang, Instalasi Listrik Rusak dan Seekor Sapi Mati

“Kita sudah transfer tapi kalau semua tentu itu berat. Untuk BPJS sendiri perlahan kita cicil pembayaranya,”tambah dia.

Untuk BPJS sendiri, selama ini memang ada tunggakan selama 20 bulan dengan total pembayaran sekitar Rp 1 miliar. Per hari ini juga, dari pihak perusahaan mulai membayarkan BPJS tenaga kerja.

“Kalau BPJS hari ini kita bayarkan 1 bulan. Besok senin rencananya 2 bulan, kemudian perbulannya kita akan bayarkan 25 persen. Paling tidak Akhir Desember jyga sudah selesai dan bisa di klaimkan,” kata dia.

Ia menekankan, dari pihak perusahaan bukan bermaksud lari dari tanggung jawab. Akan tetapi, karena kondisi seperti ini tentu membuat oleng pendaatan dan lainnya di lperusahaan. Sehingga perlu adanya langkah-langkah agar tetap bisa berjalan.

“Kita tanggung jawab kok dengan semua yang ada. Terlebih dengan kesejahteraan pegawai, karena pada daaarnya kita berdiri ini kan untuk memberikan lapangan pekerjaan,”tambahnya.

“Kalau untuk yang 19 karyawan yang belum punya kartu BPJS itu sudah kita selesaikan. Tentu kita ada solusi untuk pemecah masalah yang ada,”paparnya.

Covid-19 yang melanda selama ini memang berdampak sangat luar biasa. Sebagai contohnya, ada penurunan order dari para mitra bahkan harga juga rurun. Tak jarang terkendala beberapa hal karena penerapan sejumlah kebijakan pula.

Berita Lainnya  Ketersediaan Kamar Menipis, 44 Pasien Covid-19 di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri

Senada dengan Agus, HRD SGI, Irvan Erlangga mengatakan bahwa pekerja juga perlu memahami kondisi perusahaan terkait kendala selama pandemi berlangsung. Sebagian menerapkan sejumlah kebijakan untuk bisa bertahan.

“Sudah ada komunikasi dan perjanjian dengan pekerja sebenarnya, mungkin karena kurang adanya komunikasi,” ucap Irvan.

Disinggung mengenai perubahan nama perusahaan ia mengatakan, memang sejak beberapa waktu lalu ada perubahan karena adanya berbagai pertimbangan kerjasama antsra PT SGI dengan pemilik UD Mutiara Gunungkidul.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler