Connect with us

Pemerintahan

Alumni Pawiyatan Pamong dan Lurah Pilih Netral di Pilkada Gunungkidul 2020

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mendekati tanggal pelaksanaan Pilkada Gunungkidul 2020 semakin banyak pula pergerakan para paslon dan tim suksesnya yang terjun ke kalangan masyarakat untuk mendapatkan simpati warga. Secara tegas pengurus inti SEMAR Gunungkidul meminta para Lurah dan Pamong Kalurahan untuk berada di garis tengah atau tidak memberikan dukungan keberpihakan kepada calon bupati dan wakil bupati.

Ketua umum SEMAR Gunungkidul, Heri Yulianto mengatakan, pihaknya secara tegas telah memberikan rambu-rambu kepada 143 Lurah dan para pamong kalurahan untuk tidak ikut dalam keterlibatan pilkada 2020 ini. Hal tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku, dimana abdi negara harus bersikap netral.

“Kami terus berikan himbauan kepada para pamong maupun lurah agar netral dalam demokrasi tingkat daerah ini,” kata Heri Yulianto, Selasa (10/11/2020).

Ia mengungkapkan, pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap pamong dan lurah agar tidak memberikan dukungan ke salah satu paslon. Adapun yang ditekankan oleh SEMAR yaitu, lurah dan pamong diharapkan menjaga netralitas dan mensukseskan Pilkada 2020 serta menjaga situasi daerah agar aman dan kondusif.

Berita Lainnya  Penerapan PPKM Level 4 di Gunungkidul, Pentas Kesenian, Hajatan Hingga Wisata Masih Dilarang

“Dalam segala kegiatan selalu kami himbau agar pamong kalurahan menjaga netralitasnya. Ikut pengawasan saja tanpa harus terlibat didalamnya,” terang dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh sekretaris Alumni Pawiyatan Pamong, Fajar Sujarwo. Pihaknya juga meminta aparat pamong kalurahan dan Lurah untuk ikut menjaga kondusifitas daerah. Memberikan contoh yang baik dalam terselenggaranya pilkada 2020. Tidak memberikan dukungan ke pihak-pihak tertentu yang sekiranya menyalahi aturan.

“Pamong dan Lurah harus netral. Jangan semata-mata berpihak pada salah satu pasangan,”ucap Fajar.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Gunungkidul, Sudarmanto mengatakan, mendekati tanggal 9 Desember petugas semakin intens melakukan pengawasan di setiap kegiatan para paslon. Sejauh ini, berdasarkan pengawasan yang dilakukan belum ada lurah ataupun pamong kalurahan yang terlibat dalam kampanye ataupun kegiatan lain yang mengarah kepada ketidaknetralan pamong dan lurah.

Berita Lainnya  Dianggap Terlalu Sempit, JJLS di Purwosari Akan Segera Dilebarkan

“Selama ini belum ada laporan dan temuan yang kaitannya dengan ketidak netralan lurah maupun pamong kalurahan,” jelas Sudarmanto.

Kemarin menurutnya ada yang melaporkan netralitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) akan tetapi jabatan tersebut bukanlah termasuk dalam kategori perangkat, sehingga tidak dapat diproses lanjutan.

“Kalau ada laporan dari masyarakat atau peserta pemilihan akan kami proses sesuai Peraturan Bawaslu 8 tahun 2020,” ujarnya.

Pihaknya juga terus memberikan himbauan kepada Pamong maupun ASN lainnya agar menjaga netralitas mereka.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Berita Terpopuler