Hukum
Aksi Penganiayaan Oleh Oknum Brimob Berakhir Damai?
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Yudhistira Jordan Setiaji (20) warga Padukuhan Kranon, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari menjadi korban penganiayaan oleh oknum Brimob pada Senin (05/05/2021) malam. Kasus penganiayaan yang dialami oleh pemuda tersebut bahkan sempat dilaporkan ke aparat penegak hukum.
Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan terkait dengan kasus pemukulan atau penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Brimob tersebut akan dilakulan proses mediasi dalam penyelesaian permasalahannya. Sehingga tidak dilanjutkan ke ranah hukum.
“Saya sudah ke Paminal, perkara tersebut akan di selesaikan melalui mediasi,” kata Iptu Suryanto, Rabu (07/04/2021).
Kemudian pelaku pemukulan yang merupakan anggota itu, saat ini ditindaklanjuti oleh dari Satuan Brimob. Perkembangan kasus tersebut berada di ranah satuan sehingga pihaknya tidak bisa berkomentar lebih dalam kembali.
Sementara itu Jordan ketika dikonfirmasi membenarkan akan adanya mediasi. Ia menjelaskan bahwa proses mediasi akan dilakukan pada Kamis (08/04/2021) besok.

“Kalo rencananya besok kamis baru akan dilakukan mediasi,” tulis Jordan ketika dihubungi pidjar-com-525357.hostingersite.com.
Diperoleh informasi, pasca perkelahian tersebut, F bersama perwakilan keluarga telah mendatangi rumah Jordan. Kedatangan mereka tak lain untuk mengucapkan maaf serta meminta permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Senin malam sekitar jam 23.00 WIB ia bersama 4 rekannya tengah nongkrong di pinggir jalan Agus Salim. Tiba-tiba Ada 2 kendaraan yang melintas dari arah barat. Bahkan para pemotor bmelaju lumayan kencang dan ada satu pembonceng yang berteriak-teriak.
Lantaran hal tersebut, ia bersama teman-temannya berusaha mengejar 4 orang pemuda itu. Sampai di sebuah toko yang berada di Jalan Agus Salim para pemuda tersebut berhenti. Jordan kemudian menghampiri, dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
Namun ia justru mendapat perlakukan tidak pantas yaitu didorong dan kemudian mendapatlan beberapa kali pukulan. Saat melakukan pemukulan tersebut, pelaku juga berulang kali mengatakan bahwa dirinya adalah anggota Brimob. Jordan mendapatkan 5 kali pukulan yang mengakibatkan belakang kepalanya harus dijahit.
“Hanya 1 yang menghajar saya dia sambil bilang kalau anggota brimob. Terus temen-temennya justru menghalang-halangi temen saya yang mau membantu saya,” ucap Jordan.
Pelaku penganiayaan, F yang merupakan warga semanu mengakui bahwa pemukulan memang ia lakukan. Ia menjelaskan saat itu ia bersama teman-temannya sedang bercanda dan tidak bermaksud meneriaki waega. Kemudian ia justru dikejar oleh para pemuda setempat.
“Saya dihalang-halangi, turun dari motor mau ngajak omongan baik-baik tapi waktu itu justru ditendang, merangkul dan dipukul,” jelas F.
Setelah itu baru terjadi baku hantam antara keduanya. Langkah yang ia tempuh saat ini ingin bertanggungbjawab dengan meminta maaf kepada keluarga. Sehingga kasus ini selesai secara kekeluargaan.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
