Connect with us

Pemerintahan

Pembatalan Sepihak Seleksi Pamong Bohol, Keluarnya Putusan Banding Bupati dan Kesimpulan ORI

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Perselisihan tentang pembatalan hasil seleksi Pamong dan Tenaga Harian Lepas Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop terus bergulir. Permasalahan ini, bahkan sempat diadukan oleh para peraih nilai tertinggi dalam seleksi tersebut ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI). Pada 11 Oktober 2021 lalu, ORI telah mengeluarkan kesimpulan dan saran tindakan korektif terhadap permasalahan pembatalan seleksi pamong Kalurahan Bohol tersebut.

Pada surat tersebut, ORI perwakilan DIY berkesimpulan jika kebijakan Lurah Bohol menunjuk dan mengangkat salah satu orang sebagai tim penguji dilakukan dalam situasi keterpaksaan karena minimnya SDM di Kalurahan Bohol yang bersedia. Hal tersebut merupakan bentuk diskresi untuk mengisi kekosongan vide Pasal 22 Ayat (1) dan (2) UU nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Namun kemudian, Lurah Bohol melakukan ketidakcermatan karena memasukkan salah seorang tersebut dalam kualifikasi sebagai pihak ketiga yang tidak sesuai dengan prosedur Pasal Ayat (1) Perda nomor 12 tahun 2016.

Berita Lainnya  Forum Kepala Desa Minta Kemudahan Pelayanan

Selain itu, ORI juga berkesimpulan jika pembatalan proses penjaringan dan penyaringan atau seleksi calon Pamong Kalurahan dan Tenaga Harian Lepas Kalurahan Bohol melalui SK nomor 23/KPTS/2021 oleh Lurah Bohol merupakan bentuk inkompetensi karena objek yang dibatalkan kurang tepat. Pemberian rekomendasi penolakan oleh Panewu Rongkop sudah sesuai dengan prosedur Pasal 7 Ayat (1) dan Pasal 19 Ayat (7) Perda nomor 12 tahun 2016 akan tetapi kurang cermat dalam memperhatikan konteks penunjukan salah seorang yang menjadi tim penguji tersebut.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Gunungkidul, Ismail Ishom, meminta agar Pemkab Gunungkidul bisa segera menindaklanjuti saran maupun rekomendasi ORI Perwakilan DIY ini. Langkah cepat dibutuhkan agar permasalahan ini bisa segera selesai. Menurutnya, jika masalah tersebut semakin berlarut-larut dan semakin panjang, dapat menjadi preseden buruk bagi Pemerintahan Gunungkidul, khususnya bagi pemerintahan di tingkat Kalurahan.

Berita Lainnya  Angka Kemiskinan Gunungkidul Turun 2 Persen

“Dengan adanya kejadian ini, merupakan preseden buruk tata kelola pemerintahan di Gunungkidul sampai-sampai Ombudsman RI turun tangan ikut menyelesaikan permasalahan ini,” ucapnya, Selasa (19/11/2021).

Ia sendiri telah membaca hasil kajian ynag telah dikeluarkan oleh ORI beberapa waktu lalu. Ia sendiri sepakat dengan Ombudsman terkait pembatalan tersebut tidak cukup mempertimbangkan aspek keadilan bagi peserta yang secara itikad baik telah mengikuti seleksi dengan jujur dan memenuhi syarat yang diberikan. Menurutnya, jika proses seleksi diulang kembali dapat berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran dan dapat memperlambat jalannya Pemerintahan Kalurahan.

“Ke depannya pada sidang paripurna DPRD Kabupaten Gunungkidul yang salah satu agendanya akan membahas Raperda tentang Pengangkatan Pamong Kalurahan, kami akan berusaha agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” sambung dia.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Bupati Gunungkidul juga telah memberikan jawaban atas surat banding administrasi yang telah dilayangkan oleh ke enam orang yang seharusnya lolos dalam seleksi. Dalam surat tersebut, Bupati Gunungkidul mengabulkan seluruhnya permohonan keenam orang tersebut yang meminta dicabutnya surat yang berisi pembatalan hasil seleksi untuk pengisian posisi perangkat Kalurahan.

Berita Lainnya  Anggaran Ratusan Miliar, Pembangunan Pelabuhan Gesing Dimulai Tahun Ini

“Semoga baik eksekutif dan legislatif kompak membenahi tata kelola Pemerintahan Gunungkidul untuk menuju cita-cita Good Governance dan kemudian menuju kondisi Reinventing Governance,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler