Connect with us

Sosial

Monyet Ekor Panjang Terus Menyerang, Masyarakat Diajak Hidup Berdampingan

Diterbitkan

pada

Tanjungsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masih maraknya gangguan monyet ekor panjang ke lahan pertanian warga di sejumlah wilayah Gunungkidul menjadi perhatian berbagai pihak. Animal Friends Jogja (AFJ) bersama Jiwa Laut dan Komunitas Garuluku mengajak masyarakat yang terdampak gangguan monyet ekor panjang untuk bersama-sama mengupayakan konservasi habitat monyet ekor panjang di Gunungkidul.

Perwakilan AFJ, Mine, menyampaikan, dipilihnya Gunungkidul sendiri dikarenakan banyaknya kabar tentang konflik antara monyet ekor panjang dengan warga di sejumlah wilayah, khususnya pesisir selatan. Setiap tahun, kabar adanya monyet yang mengganggu lahan pertanian warga menjadi persoalan yang hingga kini belum terselesaikan. Menurutnya, perlu adanya pendalaman lebih lanjut mengapa monyet sampai mengganggu lahan pertanian warga.

Berita Lainnya  Gunungkidul Diserbu Pengembang, Bangun Puluhan Lokasi Perumahan Dalam 4 Tahun Terakhir

“Kebetulan ada program yang sedang kami garap yang kemungkinan akan berlangsung setahun ke depan, programnya sendiri itu adalah bagaimana caranya kita bisa hidup berdampingan dengan monyet,” ucapnya, Rabu (05/01/2022).

Salah satu upaya yang dilakukan ialah pemetaan partisipatif sebagai dasar acuan tentang karakteristik wilayah. Ia menambahkan, cara-cara pengusiran warga selama ini masih menggunakan metode yang menyakiti monyet. Padahal sebetulnya, manusia bisa hidup berdampingan dengan monyet jika habitatnya dapat terjaga.

“Mereka kan bisa sampai turun ke ladang alasannya karena tidak ada pakan di habitat mereka. Kita berusaha menyadarkan masyarakat seharusnya kita bisa hidup berdampingan. Bukan salah mereka kok makan di ladang ya karena sudah tidak ada pakan di habitatnya,” imbuh Mine.

“Untuk menyelesaikannya, kita juga butuh masukan dari warga, seperti konfliknya seperti apa dan cara yang sudah diterapkan oleh warga. Kalau targetnya kita mau menanam pohon buah-buahan yang bisa dimakan sama monyetnya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Padukuhan Karanglor, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Pariya, menambahkan, di wilayahnya saat ini, gangguan monyet ekor panjang ke lahan pertanian semakin banyak. Dari informasi, sejak tahun 2010 gangguan monyet ekor panjang semakin banyak setelah adanya pembukaan-pembukaan jalan ke pantai. Warga sempat menghalangi monyet dengan jaring ataupun menjaga ladang, namun upaya tersebut tidak menyurutkan gangguan monyet.

Berita Lainnya  Usai Pengumuman Hasil Pilpres Polisi Tetapkan Siaga 1, Gunungkidul Kondusif

“Cuma sekarang itu kan lebih menjadi beban baik secara fisik dan ekonomi, kalau dulu waktu gangguannya cuma beberapa titik. Kalau sekarang itu monyet lebih berani mengganggu walaupun dijaga,” beber Pariya.

“Sebenarnya sudah dilakukan penanaman tanaman buah, tapi tunasnya malah sering diambil monyet jadi memang diganggu. Harapannya ilmu yang didapat bersama teman-teman ini bisa saya sebarkan ke masyarakat dan bisa diterapkan untuk hidup berdampingan dengan monyet ekor panjang,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler