Connect with us

Info Ringan

Diet Keto, Sebuah Pergeseran Nilai Perawatan Medis Ke Gaya Hidup Menurunkan Berat Badan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dilansir dari www.womenshealthmag.com. Diet ini disebut-sebut sebagai penemuan kesehatan yang efektif untuk menurunkan berat badan oleh para dokter dan blogger di seluruh dunia. Diet ketogenik mengharuskan pengurangan konsumsi karbohidrat.  Secara simultan meningkatkan jumlah lemak yang dikonsumsi oleh seseorang. Kombinasi nutrisi dalam diet ini bertujuan untuk mengubah metabolisme tubuh dari yang semula menggunakan gula dan karbohidrat sebagai bahan bakar tenaga menjadi pembakaran menggunakan keton yang diproduksi hati.

Saat tubuh menggunakan keton sebagai sumber bahan bakar, si orang tersebut akan berada dalam fase ketosis. Kondisi di mana tubuh membakar lemak sebagai bahan bakar tenaga, yang merupakan tujuan dari diet keto. Sementara, keton yang tidak digunakan oleh tubuh akan dibuang oleh ginjal melalui urin. Oleh karena itu sebelum memulai diet jenis apapun, ada baiknya mengubah cara pandang terhadap diet itu sendiri.

Dikarenakan populer di media sosial, diet ketogenik seolah-olah sangat mudah dilakukan. Faktanya, kebanyakan orang justru sulit menjaganya untuk jangka panjang. Bahkan, nggak cocok untuk diet yang dijalani seumur hidup. dalam pandangan sebagian ahli, diet keto hanya untuk orang-orang yang makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan.

Diet keto digunakan dalam dunia kesehatan untuk pasien dengan kondisi medis yang ekstrem sehingga membutuhkan diet yang juga ekstrem. Belum ada penelitian lanjut yang mengungkapkan kalau pola makan ini bisa diterapkan sebagai gaya hidup sehat. Jika seseorang ingin menjalani diet ketogenik, ahli gizi harus melihat gaya hidup, tujuan, dan komitmen pasiennya. Pasalnya , pada tahun 1920-an, diet keto  digunakan sebagai perawatan untuk anak-anak yang menderita epilepsi, dengan hasil yang berbeda-beda. Ada beberapa penelitian pendahuluan baru-baru ini untuk melihat diet ketogenik sebagai terapi potensial untuk kondisi neurologik seperti Alzheimer dan beberapa tipe kanker.

Berita Lainnya  Enam Manfaat Jamur Kancing Untuk Tubuh

Menu Penunjang Diet Keto

Untuk menjaga fase ketosis tubuh dan memastikan diet keto Anda berhasil, Anda perlu menghindari segala bentuk makanan dan minuman yang mengandung gula, meski gula alami sekalipun karena terdapat kandungan karbohidrat di dalamnya. Selama menjalani diet keto, pastikan makanan yang Anda konsumsi tidak akan mengganggu fase ketosis dalam tubuh Anda. Adapun menu yang menunjang diet keto ialah:

1.Teh Hijau dan Kopi

Teh hijau mengandung epigallocatechin gallate (EGCG), yaitu antioksidan yang lebih tinggi dibanding vitamin C dan E. Untuk kopi, kandungan kafeinnya dapat mencegah hormon lapar muncul. So konsumsi 2-3 cangkir teh hijau dan kopi setiap hari akan membuat tubuh Anda optimal. Ingat juga tetap minum air putih 5-8 gelas sehari sesuai kebutuhan dan aktivitas ya

Berita Lainnya  Fakultas Kedokteran UAJY dan Paroki Santo Yoseph Medari Gelar Bakti Sosial Kesehatan

2.Keju

Penelitian British Journal of Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi keju sebagai camilan dapat membantu Anda makan lebih sedikit. Terima kasih keju! Serunya jenis keju itu banyak banget, seperti keju tua, parmesan, cream cheese, mozarella bebas dimakan.

3.Alpokat

Semua orang pasti suka jus alpokat. Ternyata konsumsi alpokat murni tanpa gula itu juga enak lho. 1 buah hanya mengandung sekitar 17 gram karbohidrat, dan 13 gram-nya serat. Penambahan alpokat di siang hari dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi keinginan makan selama tiga jam berikutnya. Cocok banget buat yang ingin langsing.

Anda juga dapat mengkonsumsi kacang-kacangan, daging, gorengan, dan makanan berlemak lainnya. Asalkan tidak karbohidrat dan yang menaikkan insulin.

Efek Samping Diet Keto

Secara sederhana, cara kerja diet keto adalah menghilangkan porsi makanan dengan kandungan karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber energi. Karena itu, akan ada efek samping yang dialami oleh orang yang menjalaninya, seperti berikut ini!

1.Tingkat Insulin Turun

Biasanya setelah Anda makan nasi atau makanan yang mengandung glukosa, kadar insulin akan naik. Tapi ketika Anda berada dalam ketosis, kadar insulin akan turun. Dengan tingkat insulin yang lebih rendah, diyakini asam lemak lebih mudah dilepaskan dari jaringan tubuh, agar bisa digunakan untuk bahan bakar. Karena tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama dan bukan karbohidrat, tubuh akan membakar lebih banyak lemak, yang berarti Anda benar-benar bisa kehilangan beberapa kilogram dengan cepat.

Berita Lainnya  Tujuh Tips Mengurangi Kantung Mata yang Membesar

2.Anda Mulai Merasa Sakit

Keto dapat memiliki beberapa efek samping yang tidak menguntungkan, salah satunya dikenal sebagai “Keto Flu” atau gejala yang dialami sebagai satu transisi dari konsumsi karbohidrat menjadi lemak. Kemungkinan efek sampingnya meliputi sakit kepala, mual, keram otot dan kelelahan.

3.Napas Jadi Berbau

Anda mungkin perlu membawa beberapa permen mint untuk mengharumkan mulut. Beberapa orang mungkin memiliki perubahan bau nafas pada saat diet ketogenik. Satu keton yang diproduksi di hati adalah aseton dan itu memiliki bau khas.

4.Sulit Buang Air Besar

Karena tidak mendapatkan cukup serat dan nutrisi lainnya, Anda mungkin akan mengalami beberapa ketidaknyamanan pencernaan selama diet keto. Pelaku keto diet sering mengalami sembelit sebagai gejala umum, karena asupan serat yang lebih rendah. Coba tambahkan suplemen serat rendah karbohidrat untuk memudahkan gejalanya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler