Politik
Anggaran Pilkada Gunungkidul Disepakati Rp 37,8 Miliar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul telah menyepakati dan menyetujui anggaran Pilkada 2024 mendatang. Adapun setelah tarik ulur yang terjadi, pemerintah akan menghibahkan anggaran sebesar Rp 37,8 miliar untuk Pilkada mendatang.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan berdasarkan koordinasi yang dilakukan bersama dengan Pemkab Gunungkidul, akhirnya anggaran Pilkada 2024 telah disepakati. Nilai yang disepakati bersama yakni Rp 37,8 miliar yang lebih rendah dibandingkan dengan usulan dari KPU beberapa waktu lalu.
“Sudah ada kesepakatan dan persetujuan bersama mengenai anggaran Pilkada 2024 mendatang. Nanti tinggal penandatanganan berita acara untuk pencairan,” kata Ahmadi Ruslan Hani.
Ia menjelaskan, dengan disepakatinya Rp37,8 miliar tersebut tentu ada beberapa konsekuensi atau penyesuaian. Adapun terdapat pemangkasan di beberapa plot kegiatan seperti pengurangan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang semula 1.900 TPS menjadi 1.400 TPS.
“Untuk penyesuaiannya maka ada pengurangan jumlah TPS sebanyak 500 lokasi,” imbuh dia.
Selain itu juga dilakukan pengurangan atau pemangkasan kegiatan rapat koordinasi, bimbingan teknis. Menurutnya, dengan jumlah TPS yang berkurang cukup banyak ini diharapkan jalannya Pilkada tetap optimal.
Lebih lanjut Hani mengatakan, anggaran tersebut akan dicairkan secara bertahap. Dimana pada tahun 2023 ini anggaran yang akan digunakan sebesar 40 persen dari jumlah yang disepakati, kemudian di tahun 2024 anggaran yang digunakan sebesar 60 persennya.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Andang Nugraha mengatakan bahwa berdasarkan pembahasan antara Bawaslu dan Pemkab Gunungkidul, anggaran pengawasan Pilkada 2024 pada kisaran Rp9,4 miliar dari anggaran yang diusulkan Rp18 miliar.
“Hasil komunikasi dengan pemkab, anggaran pengawasan Pilkada 2024 sebesar Rp9,4 miliar. Saat ini masih dalam pembahasan di internal Pemkab Gunungkidul,” kata Andang.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, berkaitan dengan anggaran Pilkada 2024 memang telah disepakati dan disetujui oleh BKAD, KPU dan TPAD. Nantinya akan segera dilakukan penandatangan berita acara dan NPHD.
“Pada prinsipnya pemerintah daerah berkomitmen memberikan hibah sesuai kebutuhan dan mekanisme yang telah ditentukan,” jelas Putro Sapto.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
