Pemerintahan
Anggarkan Dana 99 Miliar Untuk Lanjutkan Jalur Gunungkidul-Sleman, Pemerintah Bebaskan Lahan di 6 Desa Ini
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan jalan Gading-Ngalang-Tawang hingga tembus ke Kabupaten Sleman segera berlanjut usai pembangunan tahap pertama pada jalur Gading-Ngalang dirampungkan. Saat ini, proses embebasan lahan sendiri telah dilakukan oleh tim appraisal dari Pemda DIY yang berkoordinasi dengan Pemkab Gunungkidul. Sedikitnya dana hampir mencapai 100 miliar rupiah telah dipersiapkan untuk pembebasan tanah dari ruas Tawang hingga Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari. Ditargetkan, proses pembebasan lahan ini bisa secepatnya diselesaikan sehingga proses pembangunan bisa dilanjutkan.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Gunungkidul, Winaryo menjelaskan, berkaitan dengan proses pembebasan lahan yang saat ini dilakukan, pemerintah telah mempersiapkan anggaran sebesar 99 miliar. Anggaran tersebut disediakan pada tahap pertama pengadaan lahan sebagai sarana pembangunan jalan alternatif Kabupaten Gunungkidul dengan Kabupaten Sleman.
“Untuk target, paling tidak tahap pertama selesai tahun 2019, kemudian secara keseluruhan selesai pada tahun 2020,” kata Winaryo, Selasa (06/08/2019).
Dalam pembebasan ini, ada 6 desa yang akan terdampak. Desa-desa tersebut yakni, Desa Ngoro-oro, Nglanggeran, Putat, Bunder dan Nglegi di mana secara keseluruhan desa-desa ini berada di Kecamatan Patuk. Sementara untuk luasan tanah yang akan dibebaskan sendiri sekitar 24 hektare disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan.
“Untuk panjang jalan yang akan dibangun diperkirakan mencapai sepanjang 9,5 km,” imbuh dia.

Ia menggarisbawahi, dana puluhan miliar tersebut dikhususkan untuk pembebasan lahan. Nilai yang akan didapat oleh para pemilik lahan disesuaikan dengan nilai jual tanah, bangunan hingga adanya tanaman-tanaman di lingkungan tersebut. Sementara untuk dana pembangunan sendiri diperkirakan oleh Pemda DIY beberapa waktu lalu mencapai 200 miliar.
Sementara itu beberapa waktu lalu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Pekerjaan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Setyo Koordijanto mengungkapkan, pembebasan lahan sendiri ditargetkan bisa dirampungkan pada tahun 2019 ini. Kemudian untuk pembangunan fisik bisa dimulai pada tahun 2020 mendatang. Beberapa mekanisme pembangunan telah dilalui oleh pihak yang sekiranya bertanggung jawab dalam pembangunan jalan.
“Anggaran dan pelaksanaan dilakukan oleh Provinsi, kami hanya sekedar pantauan dan pengawalannya,” terang dia.
Adapun setelah berhasil membangun jalan sepanjang 6 kilometer dari Gading hingga Ngalang, pemerintah DIY masih memiliki tanggungan pembangunan jalur zona selatan kurang lebih 18,5 kilometer. Panjang tersebut mulai dari kawasan Gunungkudul 9,5 km dan untuk kabupaten Sleman 9 km. Nantinya setelah pembangunan di Gunungkidul rampung, kemudian akan disambung dengan pembangunan di Sleman sehingga jalur ini dapat sepenuhnya tersambung dan dimanfaatkan untuk mobilitas masyarakat.
Diharapkan dengan adanya pembangunan jalur di zona utara ini, selain mempermudah akses lalu lintas menuju Gunungkidul, pemecah kemacetan juga dapat berdampak pada geliat perekonomian masyarakat. Pasalnya di jalur ini sendiri, pengguna jalan akan melintasi beberapa obyek wisata baik di Gunungkidul maupun Sleman.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
