Connect with us

Sosial

Banyak Uang Transport dan Kegiatan, Momen Pilkada Diyakini Putar Roda Perekonomian Masyarakat

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kondisi ekonomi daerah selama masa pandemi covid 19 mengalami ketidakstabilan atau bahkan mengalami keterpurukan yang signifikan. Sejumlah unit usaha mengalami kelesuan atau juga hingga gulung tikar. Hal ini tentunya berdampak kepada banyaknya PHK yang terjadi dan berimbas signifikan pada penurunan daya beli masyarakat. Beberapa skenario untuk menumbuhkan ekonomi daerah mulai diterapkan oleh pemerintah.

Selain sejumlah program dari pemerintah tersebut, terselenggaranya momen Pilkada disebut sebagai salah satu sarana penggerak perekonomian. Perputaran uang selama musim Pilkada sendiri diperkirakan cukup signifikan. Program-program atau kegiatan dari para calon Bupati serta beredarnya uang transport bagi masyarakat maupun kader serta relawan akan meningkatkan daya beli masyarakat.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, dengan terselengganya Pilkada Gunungkidul tidak bisa dipungkiri pasti akan berdampak secara ekonomi. Pasalnya dengan adanya pelaksanaan ini, dapat menggerakkan roda pendapatan masyarakat baik mereka yang menganggur maupun mereka yang memiliki usaha mikro kecil dan menengah.

Berita Lainnya  Pemilu dan Pilpres Digelar Februari, Coblosan Pilkada Akhir November

“Sejak lama pesta demokrasi akan berdampak secara ekonomi bagi masyarakat. Contohnya, untuk mendapatkan simpati dukungan tentu calon ataupun partai politik akan memberikan support bantuan program atau kegiatan bagi masyarakat ataupun kelompok,” kata Heri Nugroho, Senin (07/09/2020).

Pergerakan ekonomi dan perputaran uang dalam jumlah besar tentu akan terjadi. Sebagai contohnya, saat musim kampanye tentu partai politik dan calon membutuhkan berbagai atribut dengan begitu mereka akan memesan pada penyedia jasa.

“Contoh kecilnya memesanan atribut partai, stiker, kalender, kaos atau bahkan konsumsi di penyedia catering. Pasti ada keuntungan tersendiri bagi mereka,” tambah Heri.

Dengan begitu, mereka yang memiliki usaha akan mencari tenaga kerja. Lapangan pekerjaan sementara akan terbuka lebar sehingga ada perputaran uang dalam penyelenggaraan pilkada.

Berita Lainnya  Berkas Lengkap, Lurah Baleharjo Ditahan Kejari Gunungkidul

“Uang transport untuk masyarakat dan lainnya kan juga ada. Jadi paling tidak dampaknya dapat dirasakan,” imbuhnya.

Pandemi covid yang terjadi selama beberapa bulan terakhir diakuinya menjadikan ekonomi di Gunungkidul sangat lesu dan mengalami penurunan. Namun demikian, disinggung mengenai prosentase peningkatan pertumbuhan ekonomi akibat Pilkada Gunungkidul, Heri mengaku tak bisa menghitung secara pasti.

“Yang jelas saya yakin pasti ada dan langsung dirasakan oleh masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Gunungkidul Sri Suhartanta mengatakan, keterpurukan ekonomi di masa pandemi menjadi PR pemerjntah untuk menumbuhkannya kembali. Sebagaimana diketahui, perekenomian sangat erat kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, ada beberapa skenario yang diterapkan oleh pemerintah untuk menumbuhkan ekonomi.

“Ada beberapa skenario moderat yang diterapkan untuk menumbuhkan laju ekonomi,”ucap dia.

Dengan penerapan itu diharapkan, pertumbuhan ekonomi tetap positif dan tetap stabil dengan kegiatan ekonomi masyarakat yang mulai bangkit seperti pariwisata dan budaya, juga nanti didorong dengan kegiatan APBD. Begitu pula dengan bantuan dari Pemerintah Pusat seperti BPUM.

Berita Lainnya  Geng Klithih Berulah Lagi, Rampok Wisatawan Asal Klaten di Jalur Pantai Selatan

“Peluang lainnya, permintaan produk hasil panen pertanian, aktifitas jasa pemasaran online, produk olahan makanan minuman, bio farma, akan mulai aktifnya kegiatan seperti pasar minggu pagi, ya tentunya apapun yg bisa menggerakkan UMKM, seperti makanan olahan,”papar dia.

Adapun target awal, pihaknya berharap bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 5 persen. Namun kemudian, ada perubahan target proyeksi sehingga turun 3,01 persen. Angka ini didapat dari hitungan proyeksi dalam rencana pembangunan Kabupaten Gunungkidul tahun 2020 dengan asumsi dari berbagai sektor yang bergerak.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler