Connect with us

Sosial

Berakhir Damai, Guru SD Cabul Hanya Disanksi Pindah Tugas

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Kasus pelecehan yang dilakukan oleh D yang merupakan Guru Kelas 6 di salah satu Sekolah Dasar (SD) yang berada di Kapanewon Wonosari berakhir damai. Dinas Pendidikan Gunungkidul telah melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan dan telah memberikan sanksi terhadap D.

Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengungkapkan, D telah mengakui apa yang dilakukannya terhadap salah seorang siswi kelas 6 tersebut. Usai dilakukan pemanggilan dan klarifikasi, Dinas Pendidikan lantas memproses pemberian sanksi terhadap yang bersangkutan.

Adapun saksi yang diterapkan adalah pemindahan kelas yamg diampu oleh D dan melakipukan pengurangan jam mengajar. Sekolah sendiri telah diminta untuk melakukan pembinaan dan pengawasan ketat terhadap yang bersangkutan.

“Untuk sanksi sudah berproses. Namun kami juga akan melakukan upaya sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucap dia.

Berita Lainnya  Begini Program PKS Pecahkan Masalah Sosial di Gunungkidul

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Winarno menambahkan, saat ini D yang merupakan Guru Kelas 6 ini masih mengajar di sekolah tersebut. Proses pemindahan tugas sendiri akan segera dilakukan oleh pihak dinas.

“Masih mengajar disana, namun untuk proses pemindahan akan dilakukan di sekolah di luar Kapanewon Wonosari. Ada permintaan dari pihak keluarga juga,” ucap Winarno.

Disinggung mengenai pendampingan psikologi terhadap korban, dirinya mengatakan bahwa belum ada pendampingan yang dilakukan dari dinas sebab Dinas Pendidikan belum mempunyai petugas yang berkaitan dengan psikologi dan lain sebagainya. Terkait dengan hal tersebut, menurut Winarno, Dinas Sosial yang memiliki kewenangan.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan, terkait dengan permasalahan tersebut hingga kini belum ada laporan ke Polres Gunungkidul. Sehingga kemudian belum ada tindak lanjut dari jajarannya.

Berita Lainnya  Cakupan Wilayah Terlalu Luas, Pemdes Pacarejo Minta Pemekaran Desa

“Tidak ada aduan, sudah dimediasi pihak sekolah,” papar dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata4 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler