Connect with us

Sosial

Datangkan Alat Canggih Bebas Polusi, Pabrik Pengolah Limbah Medis Semin Mulai Beroperasi Awal Tahun

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah persiapan terus dilakukan oleh investor dalam rangka pembangunan pabrik pengolahan limbah medis di Padukuhan Bangunsari, Kelurahan Candirejo, Kapanewon Semin. Selain pengurusan tahap akhir perizinan, PT Restu Kurnia Bumi Lestari selaku pemilik pabrik tersebut juga telah melakukan proses pembelian mesin pengolah limbah medis senilai miliaran rupiah. Diperkirakan, pada awal tahun 2022 mendatang, pabrik yang akan menyerap puluhan tenaga kerja ini akan mulai beroperasi.

Dijelaskan oleh Direktur PT Restu Kurnia Bumi Lestasi, Ngelmanudin, pihaknya tengah menyelesaikan proses pembelian mesin pengolah limbah B3 medis. Kualitas mesin yang dipersiapkan sendiri disebutnya adalah yang terbaik dan telah bertaraf internasional.

“Mesinnya kita datangkan dari Korea Selatan,” papar Ngelmanudin, Selasa (10/08/2021).

Ia menjamin, mesin yang akan digunakan oleh pabriknya tersebut sangat ramah lingkungan dan tak akan mengganggu kenyamanan, keamanan maupun kesehatan masyarakat setempat. Bahkan mesin tersebut juga tidak akan menimbulkan polusi udara lantaran pembakaran atau peleburan menggunakan tenaga listrik.

Berita Lainnya  Kepala Disdikpora Kabupaten Gunungkidul Pimpin Sholat Jenazah Korban Laka Laut

“Tidak ada asap yang ditimbulkan, jadi kita jamin sangat ramah lingkungan,” lanjut dia.

Sebelum menyelesaikan proses pembelian, pihaknya juga telah melakukan pengecekan. Alat yang mereka datangkan sendiri sama dengan yang saat ini digunakan oleh RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Di Rumah Sakit TNI terbesar di Indonesia ini, alat pengolah limbah medis bahkan ditempatkan di dekat bangsal VIP. Saat proses pembakaran limbah, bahkan mesin juga tidak menimbulkan suara bising yang mengganggu para pasien yang tengah dirawat.

“Seperti kita ketahui, RSPAD Gatot Subroto itu berada di tengah kawasan kota yang padat, dan di sana saja aman sekali,” papar Ngelmanudin.

Dia menyebut, bahwa pabrik pengolahan limbah medis yang ia kelola ini nyaris tanpa limbah. Hasil dari proses pembakaran limbah medis yang berupa abu nantinya akan digunakan untuk bahan campuran industri conblok dan semen.

Berita Lainnya  Puluhan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Wonosari Wisuda Khatam Iqro dan Khotmil Quran

Untuk pengoperasian alat sendiri cukup sederhana dan sangat mudah. Sehingga nantinya, pihaknya bisa sepenuhnya menggunakan tenaga kerja lokal Gunungkidul.

“Operasional gampang sekali kok. Sesuai dengan komitmen, tenaga kerja hampir seluruhnya merupakan tenaga kerja lokal,” sambungnya.

Adapun pabrik ini direncanakan bisa beroperasi pada Januari 2022 mendatang. Pihaknya saat ini masih menunggu dokumen pertimbangan teknis yang telah diajukan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gunungkidul. Jika nantinya Pertek ini bisa segera keluar, proses akan berlanjut dengan permohonan izin lingkungan atau SPPL yang prosesnya diperkirakan tidak akan terlalu lama. Ngelmanudin menambahkan, selama proses pembangunan, pihaknya berjanji akan mengumumkan secara terbuka untuk proses perekrutan karyawan.

Berita Lainnya  Uji Laik Kendaraan Umum di Sejumlah Garasi PO dan Terminal, Petugas Temukan Satu Bus Tak Laik Jalan

“Kita rencanakan Januari 2022 sudah bisa operasional, semua sudah kita siapkan tinggal menunggu selesainya proses perizinan saja,” tutupnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pabrik pengolahan limbah B3 medis ini akan menjadi yang kedua berdiri di Pulau Jawa. Nantinya, pabrik ini akan menangani limbah medis dari rumah sakit maupun klinik di DIY, Jawa Timur dan sebagian Jawa Tengah. Selama ini, di Pulau Jawa sendiri baru ada 1 pabrik pengolahan limbah medis yang berlokasi di Jawa Barat.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler