fbpx
Connect with us

Peristiwa

Depresi, Seorang Perempuan Ditemukan Gantung Diri di Pohon Mete

Diterbitkan

pada

Semin,(pidjar.com)– Seorang perempuan warga Kaligayam, Kalurahan Rejosari, Kapanewon Semin nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Sabtu (03/08/2022). Hal tersebut disinyalir lantaran ia depresi karena usai bercerai dengan suaminya belum lama ini.

Kapolsek Semin, AKP Arif Heriyanto membenarkan adanya salah seorang warga di wilayah hukumnya yang meninggal gantung diri. Adalah Suparmi (55) yang nekat melakukan tindakan tersebut. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi. Saat itu, Dwi Wiyanto (22) anak Suparmi terbangun dari tidurnya, ia kemudian mencari ibunya di kamar. Namun ternyata tidak ada.

Ia berinisiatif mencari ibunya ke sekitar rumah, tetapi juga tidak ditemukan. Panik dan khawatir dengan keberadaan Suparmi, Dwi Wiyanto kemudian meminta bantuan tetangganya untuk mencari di sekitar rumah namun tetap tidak ditemukan.

Berita Lainnya  Ditinggal Istri ke Ladang, Pamin Gantung Diri

“Pagi tadi pencarian terus dilakukan oleh keluarga. Setelah beberapa waktu ada salah seorang warga yang melihat sosok perempuan berjilbab yang lehernya terlilit tali di pohon jambu mete,” kata Kapolsek.

Warga lantas mendekati sosok tersebut, ternyata perempuan berjilbab yang gantung diri tersebut adalah Suparmi yang dicari oleh warga dan keluarganya. Tangisan histeris pun langsung terdengar saat itu, warga kemudian melaporkan kejadian ini ke polsek Semin.

“Dilakukan evakuasi dan pemeriksaan, hasilnya tidak ditemukan adanya unsur kekerasan dan korban meninggal murni karena gantung diri,” jelas dia.

Adapun informasi yang diperoleh kepolisian dari pihak keluarga, beberapa waktu terakhir Suparmi memang nampak tidak seperti biasa. Ia diduga depresi karena bercerai dengan suaminya sekitar 2 bulan lalu.

Berita Lainnya  Kasus Positif Covid-19 di Gunungkidul Bertambah 13 Orang

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler