fbpx
Connect with us

Peristiwa

Diduga Karena Depresi, Painem Nekat Gantung Diri di Rumah Saudaranya

Published

on

Nglipar,(pidjar.com)–Kasus bunuh diri dengan cara gantung diri nampaknya masih akan menjadi PR Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul terpilih, Sunaryanta dan Heri Susanta. Pasalnya, tepat di hari pelantikan ini, Jumat (25/02/2021), kasus gantung diri kembali terjadi di Bumi Handayani.

Kanit Reskrim Polsek Nglipar, Ipda Ngatimin mengatakan, Painem (78) warga Ngabdirejo (03/06), Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar ditemukan tergantung di kayu blandar emperan rumah milik saudaranya yang tak jauh dari rumah korban. Sontak kejadian ini cukup menghebohkan warga sekitar.

“Painem ini dua tahun lalu ditinggalkan suaminya, hidup sebatang kara tidak punya anak, kemungkinan karena depresi,” kata Ipda Ngatimin seusai evakuasi.

Ipda Ngatimin menambahkan, kejadian sendiri bermula saat Marjiyem sekitar pukul 02.30 WIB dini hari tadi bangun tidur untuk sholat tahajud. Setelah tahajud ia bergegas hendak membamgunkan Painem. Namun, Marjiyem tidak mendapati Painem di kamar.

“Marjiyem dan sejumlah saudara sempat mencari kemana-mana Painem, namun korban tidak ada,” imbuh Ipda Ngatimin.

Sekitar pukul 05.30 WIB, Marjiyem mendapati saudaranya tersebut terbujur kaku di belandar emperan rumahnya. Ia lantas kaget dan mencari bantuan. Warga kemudian melaporkan peristiwa ini kepada Mapolsek Nglipar.

“Adapun yang digunakan untuk bunuh diri adalah seutas kain stagen, dari tanda-tanda pada tubuh korban tidak dengan tim medis, Painem dipastikan meninggal karena gantung diri,” pungkas Ipda Ngattimin.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler