Hukum
Dugaan Korupsi Dana Desa Getas, Kejari Bidik Sejumlah Pamong
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kejaksaan Negeri Gunungkidul tengah melakukan penyelidikan berkaitan dugaan kasus korupsi dana desa di Kalurahan Getas, Kapanewon Playen. Adapun sejumlah saksi hingga saat ini telah dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan oleh penyidik. Sejumlah pamong kalurahan Getas disebut berpotensi ditetapkan tersangka terkait kasus ini.
Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Andy Nugraha mengatakan, penyelidikan ini berdasarkan adanya laporan atau aduan dari masyarakat. Di mana ada dugaan korupsi dalam penggunaan anggaran dana desa pada tahun anggaran tahun 2019 dan 2020 lalu. Pihak Kejari Gunungkidul sendiri kemudian menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan.
Sejumlah berkas seperti Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan beberapa lainnya telah dilakukan pencermatan oleh petugas. Dipaparkan Andi, berdasarkan perkembangan penyelidikan, gugaan kuat memang terdapat adanya tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh oknum di Pemerintah Kalurahan Getas.
“Sudah kita tindak lanjuti dengan sprint (surat perintah) penyelidikan, tim selanjutnya turun untuk penanganannya,” papar Andy, (21/05/2021).
Dalam proses penyelidikan yang telah dilakukan, hingga saat ini sedikitnya sudah ada 15 saksi dari berbagai kalangan masyarakat yang telah dipanggil kejaksaan untuk dilakukan pemeriksaan terkait sejumlah pekerjaan yang dianggarkan Dana Desa setempat. Selanjutnya penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap APIP, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul. Pihaknya juga berencana akan melakukan pemanggilan kepada sejumlah rekanan serta penyedia urug yang sempat melakukan audiensi di Balai Kalurahan Getas beberapa waktu lalu.

“Pamong dan Lurah juga sudah dipanggil, mereka kooperatif kok. Harapan kami ke depan tetap kooperatif dan tidak ada yang melarikan diri,” jelasnya.
Disinggung mengenai kerugian negara, ia memaparkan bahwa hingga saat ini belum ada perhitungan resmi dari audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Diperkirakan, proses ini masih akan memakan waktu cukup lama. Namun jika dilihat dari nilai proyek yang ada dalam waktu itu, estimasi mencapai 1 miliar rupiah.
“Ini audit kerugian negara belum dilakukan,” imbuh dia.
Disinggung mengenai penetapan tersangka, Andi memaparkan bahwa hingga kini belum ada. Dilanjutkannya, proses hingga penetapan tersangka ini masih cukup jauh. Ada beberapa tahapan yang masih harus dilalui. Meski begitu, pihaknya sudah mengantongi beberapa nama dari jajaran pamong Kalurahan Getas yang diduga kuat melakukan praktek korupsi.
“Ya masih agak jauh kalau untuk itu (penetapan tersangka). Kita sesuai prosedur tentunya, yang namanya korupsi pasti lebih dari 1 orang. Nanti tinggal pasalnya bagaimana itu menyesuaikan hasil penyelidikan kita,” papar Andy.
Ia berharap masyarakat tetap tenang berkaitan dengan penanganan kasus ini. Ia menegaskan, aparat penegak hukum sangat berkomitmen untuk mengusut tuntas perkara ini.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
