Pariwisata
Gandeng Investor, Goa Ngeleng Akan Digelontor Dana Ratusan Miliar
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan mengandeng investor guna pengembangan Goa Ngeleng di Padukuhan Munthuk, Desa Mulusan Kecamatan Paliyan. Di lokasi wisata alam tersebut, nantinya akan dibangun kolam renang serta kereta gantung untuk memanjakan wiatawan.
Kepala Desa Mulusan, Supodo mengatakan, dalam pengembangan Goa Ngeleng, pihaknya telah mengandeng investor untuk pengembangannya. Dana sebesar Rp 550 miliar telah disiapkan investor untuk calon wisata alam minat khusus tersebut.
"Rencananya pembangunan dilakukan tahun 2018 ini. Tetapi masih ada yang perlu dibahas lagi sehingga diperkirakan baru tahun depan proyek ini akan segera kami laksanakan," kata Supodo kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Sabtu (18/08/2018).
Rencananya di lokasi tersebut akan dibangun kolam renang berukuran raksasa di bagian pintu masuk goa. Selain itu kereta gantung juga akan dibangun guna memberikan sensasi tersendiri.
"Kereta gantung itu nanti ada di atas kemudian wisatawan bisa meluncur ke bawah," imbuh dia.
Ia mengatakan, dalam pembangunan ini, pihaknya juga telah melakukan kajian-kajian dengan pihak yang berkompeten untuk melihat sisi keamanan wisatawan nantinya. Supodo mengklaim, dari hasil penelitian, Goa Ngeleng aman dan dapat digunakan untuk lokasi wisata.
"Sudah kita bicarakan dengan banyak pihak dan hasilnya Goa Ngeleng aman," kata dia.
Sementara itu, koordinator kelompok sadar wisata, Rudito mengatakan saat ini Goa Ngeleng sudah mulai dikenal wisatawan. Namun demikian, pihaknya belum melakukan pemungutan retribusi kepada pengunjung.
"Selama ini wisatawan yang datang kami pandu secara gratis karena kami menyadari belum adanya fasilitas yang layak didalamnya," kata Rudito.
Ia optimis, Goa Ngeleng nantinya akan menjadi primadona wisatawan. Sebagai andalan, gua yang banyak di kenal masyarakat sebagai sarang kelalawar itu akan dibiarkan alami dan tidak akan merubah bentuk asli goa.
"Banyak burung, kelalawar bahkan monyet menempati goa ini. Ya, akan kita biarkan alami untuk tetap menjaga kelestariannya," imbuh dia.
Secara terpisah, Camat Paliyan, Marwata Hadi membenarkan adanya investor yang melakukan kerjasama dengan pemerintah desa Mulusan. Namun demikian, pihaknya belum banyak mengetahui tentang keterkaitan perkembangannya hingga saat ini.
"Setahu saya memang iya (ada investor). Baru proses orientasi medan," pungkas Marwata.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
