fbpx
Connect with us

Politik

Hampir Separuh Incumbent Tumbang, Termasuk Ketua DPRD

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU Gunungkidul telah selesai pada Rabu (28/02/2024) kemarin. Nama-nama caleg yang lolos mendapatkan kursi parlemen pun mulai mengerucut. Dimana dari 45 kursi anggota dewan di Kabupaten Gunungkidul, 19 kursi dimungkinkan akan diisi oleh caleg-caleg anyar.

Ketua KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti mengatakan pihaknya telah menyelesaikan rekapitulasi kemarin malam. Tahapan yang dilakukan oleh KPU ini pun berjalan lancar diikuti oleh sejumlah saksi dan tim dari masing-masing partai politik.

“Tahapan yang kami lakulan baru rekap mbak. Blm penetapan calon terpilih. Penetapan 3 hari setelah kpu menetapkan hasil putusan pemilu secara nasional pasca putusan MK. Jika tidak ada perselisihan hasilpemilu berarti 3 hari setelah pemberitahuan dr MK mengenai daftar permohonan perselisihan hasil pemilu. Jadwal rekap sampai dengan rekap KPU RI maksimal 20 Maret,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, rekapitulasi di tingkat kecamatan pun dibantu dengan sistem SiRekap, dengan sistem ini dapat memberkan transparansi dan akuntabilitas karena masyarakat dapat melihat bukti kertas C1.

“Jadi kita tegaskan, tidak ada manipulasi suara dan pergeseran suara dalam rekapitulasi di tingkat Kabupaten, dan apabila ada kekeliruan di sistem SiRekap itu murni kesalahan teknis,” tandas Asih.

Pada Pemilu 2024 ini, persaingan antara caleg-caleg di beda partai maupun 1 partai cukup sengit. Tak sedikit incumbent yang tumbang setelah bertarung dengan caleg-caleg anyaran. Di beberapa dapil pun menjadi pusat perhatian masyarakat dan sejumlah tokoh, sebab persaingannya sangat ketat dan selisih suara antar partai pun sangat tipis.

Berita Lainnya  Tarik Ulur Jadwal Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 di Tingkat Pusat, KPU Gunungkidul Tunggu Putusan

Seperti halnya Dapil 3 yang meliputi Kapanewon Karangmojo, Ponjong, dan Semin. Persaingan para caleg luar biasa sengitnya hingga sejumlah petahana pun tumbang karena suara mereka yang terebut oleh caleg-caleg baru. Sebagai contohnya saja, Ketua DPC PDI Perjuangan, Endah Subekti Kuntariningsih politikus lama yang juga menjabat Ketua DPRD Gunungkidul ini tak mendapatkan kursi anggota dewan. Suaranya tersalip lumayan jauh dengan riwalnya sesama kader partai berlambang kepala banteng tersebut, yaitu Lasarus Arintoko.

Hasil pleno PPK di Kapanewon Ponjong, caleg PDI Perjuangan nomor urut 1 Endah Subekti Kuntariningsih mendapatkan suara 2.846, caleg nomor urut 2 Untung Ardiyanto mendapatkan 274 suara, dan caleg nomor urut 4 Lasarus Arintoko mendapatkan 2.893 suara. Di Kapanewon Karangmojo, Endah mendapatkan 1.556 suara, Untung mendapatkan 177 suara, dan L. Arintoko mendapatkan 1.051 suara.

Sedangkan di Kapanewon Semin, Endah hanya mendapatkan 153 suara, Untung unggul dengan capaian 5.878 suara, dan L. Arintoko 823 suara. Selisih antara suara Endah dengan L. Arintoko yang notabene adalah caleg anyar ini pun tidak terlalu jauh.

Di dapil 3 yang persaingannya sangat ketat di dapil 4 pun juga sama. Persaingan di dalam partai politik begitu luar biasa, khususnya untuk partai Golkar dan PDI Perjuangan. Jumiran caleg dari Golkar, suaranya tersalip oleh Anti Kumalasari yang berupakan caleg baru di dapil 4.

Berita Lainnya  Serang Ketua DPRD Lantaran Anggaran Sosialiasi Fantastis, Aktifis: Saya Tidak Jadi Optimis

Ketua DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan berdasarkan hitungan cepat yang dilakukan oleh timnya dan mengacu pada pleno di tingkat PPK , Golkar mendapatkan 6 kursi sebagai wakil rakyat di tingkat kabupaten. Adapun rinciannya, 1 kursi di Dapil I, 1 kursi di Dapil II, 2 kursi di Dapil III, 1 kursi di Dapil IV, dan 1 kursi di Dapil V. Jumlah ini kursi dewan yang diperoleh pada Pemilu 2024 ini bertambah satu kursi dari periode 2019 kemarin.

“Iya alhamdulillah puji syukur untuk Pemilu 2024, hitungan cepat berdasarkan C1 dari saksi, 59.884 suara kami dapatkan. Dimana hitungan kami Golkar mendapatkan 6 kursi,” papar Heri Nugroho.

Dirinya tidak memungkiri bila persaingan antara caleg-caleg di beda partai maupun 1 partai cukup sengit. Tak sedikit incumbent yang tumbang setelah bertarung dengan caleg-caleg anyaran. Hal semacam ini tentunya wajar terjadi, sebab masing-masing memiliki visi dan misi untuk mendapatkan kursi anggota dewan sebagai wakil rakyat.

“6 kursi ini versi kami. Tentunya kami menghormati KPU yang masih melakukan rekapitulasi. Selain menunggu hasil rekapitulasi yang pasti, kami juga mengawal penuh jalannya rekapitulasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,”sambung dia.

Berikut daftar nama caleg yang dimungkinkan lolos mendapat kursi anggota dewan versi DPD Golkar berdasarkan salinan hasil yang dimiliki partai.

Dapil 1 : Arif Gunadi (PKB) – Baru, Hanief Afadil (PKB) – Baru, Rida Mustofa (Gerindra) – Incumbent, Sugito (PDIP) – Incumbent, Heri Nugroho (Golkar) – Incumbent, Rian Eko (Nasdem) – Incumbent, Widiyarto (PKS) – Baru, Supriyadi (PAN) – Incumbent, Supriyani Astuti (Demokrat) – Incumbent

Berita Lainnya  Target Tahun 2021, Pilkades di Gunungkidul Akan Terapkan e-Voting

Dapil 2 : Angga Sandy (Gerindra) – Baru, Mega Nusantara (PDIP) – Baru, Bowo Sutrisno (Golkar) – Baru, Porwadi (Nasdem) – Incumbent, Mujiyono (Nasdem) – Baru, Maryati (PKS) – Baru, Suharjo (PAN) – Incumbent, Eko Rustanto (Demokrat) – Incumbent

Dapil 3 : Dwi Wahyu Asmoro (PKB) – Baru, Eckwan Mulyana (Gerindra) – Incumbent, Untung Ardianto (PDIP) – Incumbent, L. Arintoko (PDIP) – Baru, Gunawan (Golkar) – Incumbent, Singgih M (Golkar) – Baru, Silvia Mega (Nasdem) – Baru, Ari Prabowo (Nasdem) – Baru, Wahyu Suharjo (PKS) – Baru, Sugeng Nurmantyo (PAN) – Incumbent

Dapil 4 : Suwignyo (PKB) – Incumbent, Ibnu Sugeng (PKB) – Baru, Sigit Subarno (PDIP) – Baru, Agus Joko (PDIP) – Incumbent, Anti Kumalasari (Golkar) – Baru, Wiwik Widiastuti (PAN) – Incumbent, Sujaka (PKS) – Baru, Maryanta (Gerindra) – Incumbent, Heri Purwanto (Nasdem) – Incumbent

Dapil 5 : Wulan Tustiana (Nasdem) – Incumbent, Kuswarini (Nasdem) – Incumbent, Endang SS (PDIP) – Incumbent, Tejo Aribowo (PDIP) – Incumbent, Eri Agustin (Golkar) – Incumbent, Rais Riza (Gerindra) – Baru, Sulastini (PKB) – Baru, Zaenal Abidin (PKS) – Baru, Anwarudin (PAN) – Incumbent.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler