fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Hasil Rapid Test Positif, 15 Orang Akan Diisolasi di RSUD Saptosari

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kesehatan Gunungkidul (Dinkes) terus melakukan tracing terhadap adanya temuan tiga pasien positif dari Kecamatan Wonosari. Hasilnya sendiri cukup mengejutkan. Dari puluhan orang yang diduga berinteraksi secara langsung dengan para pasien positif, hasil rapid test dari 15 orang menunjukkan hasil positif. Pemerintah berencana akan mengisolasi ke 15 orang tersebut ke RSUD Saptosari dalam waktu dekat ini sembari menunggu hasil swab test.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan pihaknya masih terus menelusuri adanya 3 temuan kasus positif Covid-19 di Kecamatan Wonosari. Dalam beberapa waktu terakhir ini pihaknya melakukan rapid tes terhadap lebih dari 60 orang yang diduga sempat melakukan interaksi dengan pasien positif tersebut.

“Lebih dari 60 orang kita rapid tes, 15 orang positif. Belum positif corona ya, tapi positif hasil rapid testnya,” terang Dewi, Senin (27/04/2020).

Ia mengatakan dari 15 orang tersebut, hampir seluruhnya merupakan tetangga dari ketiga pasien positif tersebut. Hanya 1 orang lainnya berasal dari wilayah Kecamatan Saptosari.

“Tidak bisa secara detail saya sampaikan, tapi 14 itu masih satu desa dengan kasus ke 3,4 dan 5,” kata Dewi.

Saat ini, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pemerintah untuk melakukan isolasi terhadap 15 orang tersebut. Rencananya, pihaknya akan menggunakan RSUD Saptosari sebagai lokasi isolasi.

“Saat ini swab sudah dilakukan, sambil menunggu hasilnya, mereka akan diisolasi di RSUD Saptosari dalam satu dua hari ke depan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wonosari Tumija mengatakan, pihaknya telah menyerahkan penanganan ini terhadap tim gugus penanganan covid-19 Gunungkidul. Namun begitu, pemerintah desa akan memastikan ketaatan masyarakat dalam menjaga phsycal distancing dan social distancing di wilayahnya.

“Ya warga biar lebih hati-hati, nanti logistik dipikirkan desa dan lingkungan,” singkatnya.

Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyiapkan RSUD Saptosari sebagai Rumah Sakit Umum Isolasi Darurat Covid-19. Saat ini, pemerintah tengah membuat draft SK penetapan dan penyusunan teknis pengelolaannya.

Beberapa waktu silam, Bupati Gunungkidul, Badingah menuturkan, pihaknya saat ini tengah membahas terkait dengan RAB di TAPD. Rencananya, pihaknya akan menyiapkan puluhan kamar untuk isolasi tersebut.

“Bed yang tersedia sementara ada 30. Tetapi kalau dioptimalkan bisa sampai 60 tempat tidur,” ucap Badingah.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler