fbpx
Connect with us

Politik

Jika Terus Ngeyel, Hanafi Rais Minta Pemerintah Tegas Putuskan Hubungan Diplomatik Dengan Amerika Serikat

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Manuver Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang secara sepihak mengakui serta mendukung pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem menuai kritikan dari berbagai negara. Tak hanya dari komunitas negara-negara muslim, kecaman juga datang bertubi-tubi dari negara-negara sekutu Amerika Serikat.

Namun adanya hujatan dari negara-negara tersebut tak membuat Donald Trump bergeming. Pengakuan terhadap Yerusalem yang sebelumnya merupakan ibukota Palestina tetap tidak dicabut dan bahkan Amerika Serikat memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Amerika Serikat bahkan mengancam akan memotong dana bantuan kepada negara-negara yang masih menentang kebijakan tersebut.

Ulah Amerika Serikat ini rupanya membuat geram anggota DPR RI Hanafi Rais. Saking kesalnya, Hanafi bahkan menyarankan kepada pemerintah Indonesia untuk tak ragu-ragu memutus hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat. Menurut Hanafi, pemutusan hubungan diplomatik tersebut tak akan berpengaruh banyak kepada Indonesia.

“Kalau memang mereka (Amerika Serikat) sudah kebablasan, opsi pemutusan hubungan diplomatik bisa diambil oleh pemerintah Indonesia,” ucap Hanafi ketika ditemui saat menggelar temu kader PAN di Balai Desa Kepek, Kecamatan Wonosari beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, pembelaan Indonesia terhadap Palestina selama ini dilihatnya masih kurang tegas. Pembelaan Indonesia terhadap penjajahan yang dilakukan Israel disebutnya tidak cukup hanya berupa kecaman dan diplomasi. Harus ada tindakan konkrit dari pemerintah demi memberikan pelajaran kepada Amerika Serikat di bawah pimpinan Presiden Trump.

Sikap pemerintah Amerika yang masih bersikeras meneruskan kebijakannya meski kalah dalam sidang keamanan maupun sidang umum PBB seharusnya membuat Indonesia bisa menginisiasi langkah-langkah lanjutan.

“Sejak awal, kami sudah mendorong pemerintah Indonesia punya sikap yang lebih tegas terhadap Amerika dan Israel. Jangan hanya sekedar retorika dan normatif saja,” tandas politisi muda PAN ini.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler