fbpx
Connect with us

Peristiwa

Komponen Alat Berat Dijarah Maling, Pemborong Proyek Jalan Gading-Ngalang Merugi Ratusan Juta

Diterbitkan

pada

BDG

Playen,(pidjar.com)–Pemilik perusahaan konstruksi yang mengerjaan proyek jalan alternatif Gading-Ngalang mengalami nasib kurang beruntung. Sejumlah komponen alat berat miliknya diembat maling. Ia pun harus rela menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya mengungkapkan, peristiwa tersebut diketahui oleh Suyanto (33) warga Tiogowarak, Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari sekitar pukul 07.00 WIB. Sebelum kejadian sekira pukul 03.00 WIB, penjaga melakukan rutinitas dengan mengecek sekitar proyek dan alat berat berupa backhoe yang digunakan untuk penggarapan jalan.

Dalam proses pengecekan, penjaga tidak mendapati tanda-tanda yang mencurigakan. Selesainya, kemudian ia tidur di salah satu alat berat. Suasana sepi dan kondisi yang lengah diduga digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. Sebuah monitor backhoe dan kontroler berhasil digondol.

Berita Lainnya  Gelombang Tinggi Diperkirakan Hantam Kawasan Pesisir Gunungkidul Siang Ini

Sekitar pukul 07.00 WIB, penjaga kembali mengecek keliling proyek. Dia dibuat kaget melihat dua komponen penting di dalam alat berat itupun sudah tidak ada di lokasi awal.

“Awalnya dicari dulu oleh para pekerja proyek di sekitaran alat berat. Tapi tidak kunjung ketemu, barulah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gunungkidul,” terang AKP Riko Sanjaya.

Adapun kerugian atas kejadian pencurian tersebut diperkirakan mencapai 150.000.000 lantaran harga komponen alat berat itu memang cukup mahal. Dari pihak PT Suradi Sejahtera Raya, Banguntapan, Bantul ini pun sepenuhnya melimpahkan kejadian ini ke petugas. Lantaran memang selain merugikan pihak PT, aksi ini juga dapat berdampak pada proses pengerjaan proyek pembangunan jalan.

Berita Lainnya  Hari Ini Sri Sultan Resmikan Jembatan Gunungkidul-Sleman Senilai Rp61,3 Miliar

Menurut Riko, pelaku melancarkan aksi pencurian menunggu hingga targetnya lengah. Serta menggunakan kondisi yang cukup sepi, diduga beberapa saat sebelum melancarkan aksi pelaku telah berupaya melakukan pengintaian di sekitar lokasi. Belum diketahui secara pasti oleh petugas mengenai jumlah pelaku pencurian ini.

“Kalau perkiraan kejadiannya jam 03.52 WIB lah. Kami masih dalami perkara ini, anggota sudah kami terjunkan untuk melakukan olah TKP,” imbuh dia.

Adapun sejumlah saksi dan dari perusahaan ini pun telah dimintai keterangan oleh petugas. Bedasarkan keterangan dan bukti-bukti atau petunjuk yang diperoleh petugas akan digunakan sebagai bahan pengungkapan pelaku kejahatan pencurian ini.(arista)

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler