Connect with us

Sosial

Komunitas Ini Targetkan Bisa Bagi Ribuan Masker dan Hand Sanitizer ke Masyarakat Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa waktu terakhir, pasca mulai mewabahnya virus corona, sejumlah piranti medis yang disebut bisa meminimalisir penyebaran virus mulai sulit ditemukan di pasaran. Produk masker, hand sanitizer, bahkan hingga alkohol saat ini sangat jarang dijual di apotek, toko maupun swalayan. Jikapun ada, harganya pun telah melambung tinggi berkali-kali lipat dari harga normal.

Kondisi semacam ini mengundang keprihatinan dari komunitas Sedulur Senthir Cilik (SSC). Mengingat betapa pentingnya piranti itu untuk keselamatan masyarakat dalam masa sekarang ini, komunitas ini menggagas gerakan bagi-bagi masker dan hand sanitizer gratis. Nantinya, SSC akan membagikan hingga ribuan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Sebagian Besar BUMKal di Gunungkidul Jalan di Tempat, Dinas Sebut Karena Faktor Pandemi

Ketua SSC Antono Putra menuturkan, untuk tahap awal ini, pihaknya membagikan sejumlah 200 masker dan 50 hand sanitizer kepada para pengunjung di Taman Kuliner Wonosari. Pihaknya merasa terpanggil untuk sedikit membantu dalam menjaga kesehatan masyarakat dalam rangka upaya pencegahan penyebaran virus corona di Gunungkidul.

“Kegiatan kami bagi – bagi 200 masker dan 50 hand sanitizer gratis ini adalah bentuk kepedulian terhadap maraknya penyebaran virus Corona (Covid-19) yang ada di Indonesia khususnya di Gunungkidul,” kata Antono pada pidjar-com-525357.hostingersite.com.

Dalam acara tersebut, Antono juga meminta kepada semua pihak agar turut andil dan peduli terhadap pencegahan atas adanya penyebaran Virus Corona (Covid-19) saat ini. Pihaknya juga ikut berkampanye kepada masyarakat agar mengedepankan gaya hidup sehat dan mengedepankan pencegahan.

Antono memaparkan, dengan gerakan pencegahan secara mandiri, selain terhindar dari penyakit yang berbahaya ini, masyarakat juga bisa melindungi orang-orang terdekat dan terkasih.

Berita Lainnya  Omicron Masuk Indonesia, Dinkes Gunungkidul Siapkan Antisipasi dan Pemantauan

“Kami memohon semua elemen harus hadir ditengah isu korona, hal ini bukan untuk menambah kepanikan pada masyarakat. Melainkan ikut memberi contoh dan pengertian terkait wabah korona. Virus ini mudah menular,” pintanya saat ditemui di Taman Kuliner Wonosari.

Seperti diketahui bersama, penggunaan masker dan hand sanitizer dapat membantu pencegahan penyebaran bakteri atau virus serta menurunkan risiko penularan.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya Pemerintah dalam membantu untuk mitigasi potensi ancaman penyebaran virus corona yang mematikan ini.

“Kita lawan penyebaran virus corona dengan bergotong royong,” pungkas dia.

Ke depan, SSC akan terus membagikan masker dan hand sanitizer. Ia menargetkan, bisa sebanyak mungkin menyebar kedua piranti itu kepada masyarakat. Namun demikian, pihaknya mengaku tidak bisa langsung membagikan dalam jumlah banyak. Hal ini lantaran keterbatasan barang yang ada di pasaran. Saat ini, pemesanan tidak bisa langsung dilakukan dalam jumlah banyak.

Berita Lainnya  Keberanian Petani Bawang Merah Beli Air Untuk Keberlangsungan Lahannya Diapresiasi Pemerintah

“Seadanya yang bisa kita dapat, nanti langsung kita bagikan. Saat ini sudah pesan 500 masker dan ratusan hand sanitizer, rencananya akan dibagikan di pasar Semanu, Wonosari dan Playen, kemudian di jalan-jalan protokol dalam kota,” imbuhnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata15 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler