Kriminal
Korban Kasus Viral Penculikan dan Penyiksaan Ternyata Dilaporkan Kasus Pembacokan di Polsek Saptosari, 8 Bulan Tak Ada Kejelasan
Saptosari, (pidjar.com)–Kasus penculikan dan penyiksaan yang dialami oleh R (17) warga Padukuhan Kepek, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari yang sempat viral berbuntut panjang. Pasca para 10 orang pelaku ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka menuai tanggapan sinis dari keluarga korban H, warga Kapanewon Paliyan, Gunungkidul. Beberapa bulan lalu, H melaporkan menjadi korban dugaan kekerasan yang menimpanya dengan pelaku R. Kala itu, H dibacok oleh terlapor di Kapanewon Saptosari.
Kepada pidjar.com, orang tua H, Timbul, menyampaikan keluh kesahnya. Laporan terhadap R sendiri sudah dilayangkan sejak 8 bulan silam. Ia mempertanyakan proses penanganan kasus yang menurutnya berjalan lambat hingga membuat keluarga merasa tidak mendapatkan kejelasan. Ia menegaskan bahwa dari keluarga belum pernah mencabut laporan yang dilayangkan sejak 7 November 2025.
“Kami sebagai orang tua hanya ingin tahu perkembangan kasus anak kami. Sampai sekarang belum ada kejelasan yang kami terima. Luka anak saya sudah lama mengering, tapi perkara ini seperti belum ada ujungnya,” ungkap Timbul.
Menurut cerita keluarga, kejadian bermula ketika korban H menerima pesan melalui DM dari seseorang berinisial R, warga Kapanewon Wonosari. Dalam pesan tersebut, korban disebut diajak bertemu untuk melakukan duel.
“Anak saya memenuhi tantangan tersebut,” lanjutnya.

Dalam komunikasi, sebelumnya terdapat kesepakatan bahwa perkelahian dilakukan menggunakan tangan kosong. Namun, sesampainya di lokasi yang berada di kawasan JJLS Saptosari, tepatnya Kalurahan Monggol, Kapanewon Saptosari, situasi berubah.
Timbul menyebut, terduga pelaku diduga membawa senjata tajam jenis clurit. Peristiwa tersebut kemudian berujung pada perkelahian hingga korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
“Anak saya yang menjadi korban, tapi kami melihat sampai sekarang orang yang kami laporkan masih bisa beraktivitas seperti biasa. Kami hanya berharap hukum bisa berjalan dengan adil,” kata Timbul.
Keluarga juga mengaku merasa kecewa setelah melihat adanya kasus kekerasan lain yang sempat viral di pemberitaan dan dinilai mendapatkan respons penanganan lebih cepat dibandingkan kasus yang menimpa anaknya.
Menurut Timbul, pihak keluarga mengaku kaget saat mengetahui bahwa pemuda yang diduga menjadi korban dalam kasus viral tersebut merupakan orang yang membacok anaknya. Hal itu semakin membuat keluarga mempertanyakan perbedaan proses penanganan.
“Kami bukan ingin membandingkan, kami hanya ingin perkara anak kami juga mendapat perhatian dan kejelasan. Kasus yang menimpa terlapor hanya beberapa jam pelaku sudah ditangkap,” ujarnya.
Sementara itu, korban H mengungkapkan dirinya meyakini saat kejadian terduga pelaku tidak sendirian. Ia menduga ada pihak lain yang ikut membantu dalam peristiwa tersebut.
H mengatakan, setelah mengalami kekerasan dirinya langsung berusaha menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.
Kini keluarga korban berharap aparat penegak hukum dapat memberikan kepastian atas laporan tersebut dan mengusut perkara secara profesional.
“Kami meminta keadilan. Jangan sampai anak yang menjadi korban justru merasa tidak mendapatkan perlindungan,” pungkas Timbul.
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Kriminal1 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa5 hari yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial4 hari yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Peristiwa3 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized1 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Uncategorized3 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Peristiwa1 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
